Dunia Dilanda Kemiskinan dan Kebodohan - Oleh: Maulana Syamsuri, Novelis / Sastrawan

Dengan nada lembut dan puitis, Jos Graziano da Silva, Direktur Jenderal Organisasi Pangan Dan Pertanian PBB mengumumkan,bahwa saat ini dunia sedang dilanda kelaparan dan kemiskinan serta kebodohan. Diungkapkan oleh pejabat PBB itu, bahwa 1 diantara 8 warga dunia setiap malam tidur dalam keadaan perut kosong atau lapar. 40% dari penduduk dunia yang berjumlah 7,2 miliar adalah orang berpenghasilan pas-pasan atau sekitar US$ 2 perhari atau sekitar Rp.22.000. Sebanyak 925 juta orang kelaparan, 165 juta anak terhambat pertumbuhannya karena kekurangan gizi. Kemiskinan dan kelaparan itu terjadi di negara-negara Afrika dan Asia Pasifik.

Pihak PBB juga melaporkan, bahwa saat ini produksi pangan juga semakin menurun sehingga jumlah orang yang kelaparan akan bertambah setiap tahun Dalam hal kesehatan di dunia .masih sangat rendah, setiap harinya 21.000 anak meninggal dunia disebabkan kemiskinan dan 358.000 ibu meninggal dunia saat melahirkan dalam satu tahun karena tidak mendapatkan bantuan medis secara layak.

Anak-anak dibawah umur 5 tahun yang meninggal sebanyak 7,5 juta anak di tahun 2010.. Angka ini menunjukkan betapa masih sangat rendahnya mutu kesehatan di dunia. Demikian pula dalam hal pendidikan,101 juta anak di dunia tidak bisa bersekolah karena hidup miskin. Laporan ini disampaikan oleh Global Issues World Bank Unicef, Mellenium Development Goals Report, Food And Agriculture Organization yang dirilis majalah Tempo Edisi 4225/19 tahun 2013.

Negara Termiskin di Dunia

Menurut laporan badan resmi dunia itu, Kongo sebuah negara paling besar kedua di Afrika adalah sebuah negara paling miskin di dunia. Gizi buruk dan kemiskinan menyebabkan angka kematian di negara itu sangat tinggi. Produk Domestik Bruto (PDB) perkapita di negara itu hanya US$ 394,25. Pada urutan kedua negara paling miskin di dunia adalah Zimbabwe, juga terletak di Afrika Selatan. PDB negara ini US$ 589,46 pertahun.

Nigeria, Liberia, Melawi dan Madagaskar juga tergolong negara paling miskin di dunia. Sebuah negara di Asia, Afghanistan, juga termasuk urutan ke 10 negara termiskin di dunia dengan penghasilan US$ 1.072,19 pertahun. Hingga saat ini Afghanistan ditengarai negara yang penuh dengan bahaya karena banyaknya teroris dan konflik.

Kemiskinan di Indonesia

Sebagai salah satu negara yang baru berkembang, bersama Vietnam dan negara lain, Indonesia mampu mengatasi berbagai krisis dan konflik. Negeri ini telah berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonominya. Namun angka kemiskinan di negeri ini masih terbilang tinggi, menurut BPS perakhir Maret 2013, penduduk miskin berjumlah 28,7 juta orang atau 11,37% dari total penduduk RI. Kemiskinan itu ada di sektor pertanian 64,65%. Kemiskinan di perkotaan berjumlah 10,33 juta orang.

Dalam hal kebodohan di negara kita juga masih tetap tinggi dan hal ini ditandai dengan buta aksara, menurut laporan Human Development Index (HDI) masih terdapat 12.881.080 warga Indonesia yang tidak bisa membaca dan menulis atau buta aksara. Banten adalah satu propinsi yang terbanyak menyimpan angka buta aksara disamping Bali, Papua, Sulsel, Jateng, Jatim dan Jabar. Padahal Gubernur Banten adalah seorang figur yang kaya raya dan setiap bulan plesir ke luar negeri menghamburkan uang miliaran rupiah.

Sistem pendidikan di Indonesia tergolong paling rendah menurut penilaian Sir Michael Barber dari Firm Pearson, setara dengan negara Meksiko dan Brazil.

Sistem pendidikan yang terbaik diraih oleh Finlandia, Korea Selatan, Hongkong, Jepang dan Singapura.

Daerah Tertinggal

Jakarta sebagai barometer ekonomi Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Propinsi (UMP) sebesar Rp.2.441.301.-, berarti penghasilan buruh sudah sangat memadai. Indonesia sudah berhasil mengatasi berbagai krisis dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat, tapi NKRI masih menyimpan sedikitnya 183 kabupaten/daerah tertinggal (DT).

Pada umumnya daerah/kabupaten tertinggal itu berada di kawasan timur Indonesia (70%). Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Helmy Faishal Zaini, berjanji akan memberikan prioritas pemasangan listrik dan pengadaan air bersih di daerah tertinggal dan sudah tersedia dana Rp.1 triliun. Dari 92 pulau terluar di NKRI, sebanyak 66 pulau berpenghuni dan 24 pulau akan mendapat prioritas pertama.

Di Propinsi Papua terdapat 27 DT, Jabar 2 DT. Propinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga saat ini masih menghadapi persoalan kemiskinan. Di Propinsi NAD kemiskinan jumlahnya masih sangat besar . Di propinsi itu terdapat 12 DT, diantaranya Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Gayo Lues, Bener Meriah dan beberapa kabupaten lainnya.

Kemiskinan dan pengangguran di NAD juga diakui oleh Rektor Universitas Syah Kuala, Prof.Dr.Ir. Syamsul Rizal M.Eng, saat mewisuda lulusan Unsyah. Rektor itu mengungkapkan, bahwa NAD memiliki sumber daya alam yang melimpah serta Anggaran Pendapatan yang melimpah pula, tapi kemiskinan dan pengangguran masih tinggi. Kemiskinan di NAD mencapai 18,58% diatas angka nasional yang hanya 12,66 %. Pengangguran di NAD mencapai 9,10% dari angkatan kerja. Rektor itu juga mengungkap tentang pengrusakan alam terjadi hampir di setiap sudut daerah di NAD.

Di Sumatera Utara terdapat 6 DT yakni, Kabupatean Nias, Tapanuli Tengah, Nias Selatan, Pak-Pak Barat, Nias Barat dan Nias Utara. 6 DT ini sangat mengharapkan kebijakan pihak Pemda Propsu dan Pemda setempat untuk membangun kawasan ini agar setara dengan daerah lainnya di Sumut.

Media massa masih selalu menyiarkan berita tentang gedung sekolah yang roboh di berbagai daerah, jembatan putus, juga gizi buruk, warga kelaparan, serta warga sakit parah yang tidak mampu berobat karena biaya mahal. Hal itu sebagai indikasi, bahwa di negeri masih banyak kemiskinan.

Kabupaten Bontang Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah terkaya di Indonesia pantas jadi contoh. Kabupaten Bontang memiliki PDB Rp.368,05 juta pertahun sementara penduduknya hanya sekitar 140.000 jiwa di 3 kecamatan dengan hasil bumi berupa LNG, pupuk, batu bara, dan minyak. Kabupaten Mimika di Papua juga merupakan kabupaten terkaya di Indonesia, disamping Kediri sebagai penghasil rokok terbesar.

Harapan Pemilu 2014

Pemilihan Umum untuk memilih Presiden RI dan anggota Legislatif akan berlangsung April 2014 mendatang. Rakyat sudah semakin cerdas. Jangan bohongi rakyat dengan janji-janji kosong setinggi langit. Presiden terpilih nanti harus mampu mengentaskan kemiskinan, mampu meningkatkan mutu pendidikan, mampu menuntaskan buta aksara yang jumlahnya masih sangat tinggi. Jangan ada lagi desa tertinggal. Jangan ada lagi warga kelaparan, Jangan ada lagi buta aksara. Jangan ada lagi orang tidur di kolong jembatan. Jangan ada lagi orang yang bodoh.

Kepada wakil rakyat yang duduk di kursi empuk Senayan nanti harus akrab dengan rakyat dan menampung aspirasinya. Wakil rakyat nanti jangan lagi selalu absen dalam-dalam sidang-sidang seperti pada periode lalu. Wakil rakyat terpilih nanti jangan lagi selalu plesiran keluar negeri menghamburkan uang rakyat. Tiga tugas suci DPR terutama dalam hal pengawasan dan legislasi serta anggaran harus diemban dengan benar, lurus dan bersih. (analisadaily.com)

Related posts