OP Beras Belum Mendesak

NERACA

Sukabumi- Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi,.Dudi Fathul Jawad mengatakan, kendati harga beras sudah merangkak naik menjelang bulan Ramdahan, namun untuk saat ini, Operasi Pasar Beras belum perlu dilakukan.

“Memang menjelang Ramadahan harga beras sudah naik bukan di Kota-kota besar lainnya saja di Kota Sukabumi juga sudah mulai , namun kenaikan harga tersebut masih dalam batas toleransi,”ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya terus memonitoring harga Sembilan bahan pokok (Sembako) di pasar-pasar setiap harinya, sehingga tahu kapan waktunya melakukan operasi pasar (OP). Dan jika harga beras teru merangkak naik pihaknya akan melakukan tindakan yaitu dengan melakukan OP.

"Jika harga beras terus naik dan melonjak kita akan meminta operasi pasar beras ke gudang dolog Sukabumi, untuk melakukan operasi pasar tersebut. Harga beras di Kota Sukabumi memang sudah naik, tapi masih dalam batas toleransi."terang dia.

Lebih lanjut Dudi menjelaskan, jika kenaikan harga beras mencapai 20 persen, Operasi pasar akan dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat. Semantara dilapangan kenaikan harga beras masih sekitar 2 persen. “ tentunya akan saya pantau perkembangannya setiap harinya dengan menurunkan petugas,”Ungkapnya.

Dari pantauannnya, sembako yang saat ini sudah mengalami kenaikan di antaranya beras, ayam potong dan telur ayam negeri. Harga beras antara Rp. 200 sampai Rp. 300/ kilogram, telor ayam naik 3 persen dan ayam negeri Rp.5000 per kilogram.

Melaihat kondisi tersebut Dudi juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak resah menyusul kenaikan harga beras. Karena harga masih terkendali dan masa panen raya di sejumlah daerah Jawa Timur juga semakin dekat ditambah stok beras juga masih mencukupi.

BERITA TERKAIT

Masih Ada Perusahaan Yang Belum Bayar THR

      NERACA   Jakarta – Meski hari raya lebaran idul fitri telah usai, namun masih ada perusahaan yang…

Presiden Belum Tentukan Waktu Bertemu KPK

Presiden Belum Tentukan Waktu Bertemu KPK  NERACA Tangerang - Presiden Joko Widodo belum menentukan waktu untuk bertemu dengan KPK terkait…

Dinilai Tidak Subtansial, RUU SDA Bukti Belum Siap

Dr. Nana M Arifjaya, ahli Hidrologi Institut Pertanian Bogor mengatakan. Rancangan Undang-Undang Sumber Day Air (RUU SDA) yang saat ini…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja

Pasca Libur Panjang, 92% Lebih PNS Kemenkop dan UKM Masuk Kerja NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi…

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar - Meski Kondisi Ekonomi Prihatin

Zakat Idul Fitri Warga Depok Bisa Capai Rp8,6 Miliar  Meski Kondisi Ekonomi Prihatin NERACA Depok - Asisten Bidang Pemerintah, Hukum…

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus

Perum Damri Palembang Siagakan 75 Bus NERACA Palembang - Perusahaan Umum Damri Cabang Palembang, Sumatera Selatan, menyiagakan 75 bus untuk…