Multi Indocitra Bagi Dividen Tunai Rp15 Per Saham

NERACA

Jakarta-PT Multi Indocitra Tbk (MICE) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2012 sebesar Rp15 per saham. Keputusan pembagian dividen tunai ini didasarkan pada keputusan perseroan pada 12 Oktober 2013. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (12/11).

Disebutkan, jadwal pembagian dividen antara lain cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 12 November 2013, sedang ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 13 November 2013. Cum dividen di pasar tunai dan tanggal pencatatan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen pada 15 November 2013, dan ex dividen di pasar tunai pada 18 November 2013.

Adapun pembayaran dividen akan dilakukan perseroan pada 29 November 2013. Diketahui, pada 2012 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 40,6 miliar, naik 35,33% dibanding 2011 yang sebesar Rp 30 miliar. Sementara penjualan bersih naik 20,35% dari Rp 465,3 miliar pada 2011 menjadi Rp 560 miliar.

Total aset perseroan naik 8,55% dari Rp 432,6 miliar pada 2011 menjadi Rp 469,3 miliar pada 2012, sedangkan kewajiban perseroan naik 2,93% dari Rp 126,4 miliar pada 2011 menjadi Rp 130,1 miliar pada 2012, dan ekuitas naik 10,50% dari Rp 273,3 miliar pada 2011 menjadi Rp 302 miliar pada 2012.

Dalam pengembangan usahanya di tahun ini, Multi Indocitra berencana menambah portofolio produk distribusi tahun ini. Perusahaan berkode saham MICE ini akan mendistribusikan dua produk kecantikan dan perawatan kulit (skin care). Direktur Penjualan dan Pemasaran Multi Indocitra, Andy Iskandar, mengatakan, kedua produk tersebut merupkan produk Jepang, yaitu Aibu dan Astalift. Produk Aibu menyasar konsumen kelas menengah ke bawah, sedang Astalift merupakan merek premium untuk segmen menengah atas.

Manajemen perseroan berharap, kedua produk baru tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap penjualan di tahun ini juga.Targetnya, Aibu dan Astalift dapat menyumbang sekitar 5% dari total target penjualan tahun sebesar Rp 672 miliar. Apalagi pertumbuhan penjualan produk perawatan kulit (skin care) di domestik, menurut dia, secara industri sangat tinggi. Bahkan, diperkirakan mencapai 15%-20%.

Astalift sendiri saat ini sudah mulai dijual dan ada di gerai SOGO yang hadir di beberapa mal premium. Mal-mal yang dimaksud adalah Mal Kelapa Gading dan Alam Sutera. Adapun produk Aibu baru mulai didistribusikan pada semester kedua tahun ini. “Khusus produk Aibu, rencananya akan dijual di seluruh toko kosmetik dan sejumlah pusat perbelanjaan di seluruh wilayah Indonesia.” jelasnya.

Related posts