Banyak Pungutan di Kargo Garuda

Pada 12 Juni 2011, saya ingin melakukan pengiriman barang melalui layanan kargo Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta. Pada waktu itu barang sudah saya antarkan ke terminal kargo.

Tapi akhirnya saya berganti menggunakan layanan kargo lain, karena layanan kargo Garuda di Jakarta biayanya terlalu mahal. Banyak sekali biaya tambahan yang diajukan.

Padahal sebelumnya saya juga sudah berulangkali mengirimkan barang dengan layanan kargo Garuda dari Banda Aceh. Tapi tidak terlalu banyak pungutan. Untuk biaya pengiriman barang di atas 300 kg dengan jenis rempah-rempah misalnya, layanan kargo Garuda Banda Aceh hanya membebankan biaya kurang lebih Rp 15.000 hingga Rp 18.000. Tapi di Jakarta biaya per kg menjadi di atas Rp 20.000,-

Mohon tanggapannya untuk pihak Garuda Indonesia. Saya cukup terganggu dengan banyaknya biaya tambahan yang berbeda dari daerah lain. Dan kalau bisa diberi promo khusus untuk pelanggan seperti saya yang sering mengirim barang dengan layanan kargo Garuda Indonesia. Terima Kasih.

Mukmin Kaimuddin

Email: mukminkaimuddin@yahoo.com

BERITA TERKAIT

PROVINSI SUMATERA SELATAN - Adira Paling Banyak Kucurkan Pembiayaan Sepeda Motor

PROVINSI SUMATERA SELATAN Adira Paling Banyak Kucurkan Pembiayaan Sepeda Motor NERACA Palembang - Perusahaan pembiayaan Adira Finance hingga sekarang ini…

Waskita Beton Bidik Laba Tumbuh 25% di 2018 - Kantungi Banyak Kontrak Baru

NERACA Jakarta –Lambat tapi pasti, performance kinerja keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) cukup memuaskan. Tengok saja dari pencapaian…

BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok - Bidik Lebih Banyak Investor Asing

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Indonesia Bukan Hanya Jawa dan Jakarta di Tangan Jokowi

  Oleh : Dodik Prasetyo, Pemerhati Kebijakan Publik LSISI   Presiden Joko Widodo yang merupakan presiden ke-tujuh Republik Indonesia, menjadi…

Menilik Beberapa Capaian Utama Bidang Perekonomian

Oleh: Calvin Basuki Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dalam pemaparan mengenai kinerja 3 tahun pemerintah, menyebutkan mengenai capaian-capaian utama…

Memanfaatkan Laporan Keuangan Pusat sebagai Sumber Rujukan Nilai Kinerja Pemerintah

Oleh: Muhammad Taufik, KPPN Liwa Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu *) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 mengamanahkan Menteri Keuangan, sebagai kuasa fiskal…