Sebanyak 80% Perusahaan Indonesia Lakukan Inovasi

PERKUAT DAYA SAING

80% Perusahaan Indonesia Lakukan Inovasi

Memasuki era pasar bebas, perusahaan-perusahaan di Indonesia harus melakukan beragam inovasi agar makin kuat daya saingnya. Jika tidak, mereka akan dilibas oleh perusahaan multinasional yang sengaja masuk ke Indonesia untuk mencari pasar baru.

Penelitian yang dilakukan oleh Centre of Innovation and Collaboration (CIC) PPM Manajemen selama tiga tahun terakhir, yaitu pada 2010, 2011 dan 2012, menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan di Indonesia telah melakukan inovasi dalam empat kategori. Keempat macam inovasi itu adalah inovasi produk, inovasi proses, inovasi organisasional, dan inovasi pemasaran.

“Dari hasil riset dan survei yang dilakukan CIC PPM selama tiga tahun terakhir menunjukkan, sebanyak 80% perusahaan di Indonesia sudah melakukan program inovasi sebagai upaya meningkatkan daya saing di pasar global,” kata Koordinator CIC PPM Erlinda N Yunus, pekan ini.

Erlinda menjelaskan, dari 208 perusahaan domestik, sebanyak 11,6% di antaranya telah berhasil melakukan inovasi produk pertama di Asia. “Sebanyak 4,8% di antaranya bahkan pertama di dunia. Ini merupakan prestasi yang layak untuk dibanggakan tentunya,” ujarnya.

Survei CIC juga menunjukkan hampir 80% perusahaan responden telah melakukan inovasi proses pada aktivitas penunjang seperti mekanisme pengadaan barang, sistem pencatatan akuntansi, hingga prosedur pengolahan data yang bersifat tepat guna. “Yang menarik adalah perusahaan di Indonsia mulai melirik arti pentingnya sistem database yang berhubungan dengan konsumen,” kata dia.

Melalui pengolahan data yang inovatif, kita dapat mengubah data mentah menjadi informasi penunjang strategi di lapangan. Contohnya, aplikasi ‘personal banking’ yang dilakukan oleh sejumlah perbankan nasional. Dari sekadar entry data nasabah, kini bank dapat memanfaatkan data-data tersebut untuk menciptakan hubungan emosional dengan pelanggan.

Misalnya dengan menyusun daftar siapa saja pelanggan yang sedang merayakan ulang tahun. Dengan dukungan pemanfaatan teknologi informasi maka ucapan selamat ulang tahun baik melalui email ataupun ‘sms’ secara efektif mampu menciptakan ‘ikatan’ emosional dengan nasabah. Alhasil efek personalisasi makin berdaya guna. Berbekal nasionalisme pasar yang cukup tinggi niscaya nasabah dalam negeri akan tetap loyal pada perbankan nasional.

Inovasi berikutya terkait bidang pemasaran. Jajak pendapat menunjukkan, 52% responden telah menggunakan media atau teknik baru dalam mempromosikan produk. Beberapa nara sumber bahkan secara eksplisit mengungkapkan bahwa efektivitas inovasi ini secara langsung akan berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas mereka. Terlebih mencermati pola belanja generasi Y yang lebih memilih tuk menggunakan internet. Alhasil on line marketing dan on line advertising kini menjadi pilihan utama para pemain karena alasan efisiensi, efektivitas media dalam membangun serta memperkuat merek produk.

Studi yang dilakukan CIC menyimpulkan bahwa 75% responden telah berhasil meningkatkan kinerja perusahaan melalui penyederhanaan jalur birokrasi. Salah satu produsen dalam industri makanan bahkan mengadopsi atmosfer kerja yang ‘inovatif’. Dengan menciptakan suasana ‘homey’ sekaligus menghilangkan beberapa pertemuan formal, kinerja karyawan dinilai mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kini karyawanpun semakin betah memformulasikan idenya di kantor. Penataan lay out sedemikian rupa telah menciptakan kolaborasi di antara karyawan maupun antar departemen. Di situlah cikal bakal inovasi terbangun. (saksono)

Related posts