Acset Serap Belanja Modal Rp 66 Miliar

NERACA

Jakarta – Sepanjang tahun 2013, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) telah menggunakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp66 miliar, “Belanja modal kami sudah lebih dari target, kemungkinan akan kami tambah. Tapi belum tahu berapa yang akan di anggarkan, bisa lebih atau kurang dari Rp10 miliar," kata Direktur Keuangan Acset Indonusa, Agustinus Hambadi di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, belanja modal yang sudah terserap tersebut telah digunakan untuk membeli alat-alat berat demi mendukung kontrak proyek perseroan. Dimana capex tersebut sudah melewati target belanja modal pada tahun ini sebesar Rp60 miliar.

Sebelumnya, emiten konstruksi ini telah berhasil membukukan total kontrak senilai Rp3,25 triliun. Capaian kontrak ini merupakan gabungan dari kontrak periode Januari hingga September sebesar Rp1,57 triliun, kemudian kontrak carry over tahun sebelumnya sebesar Rp1,2 triliun, dan ada sisa kontrak yang akan dibukukan pada tahun ini.

Sementara, mengenai kinerja perseroan, hingga akhir September 2013, pendapatan Acset telah berhasil mencapai sekitar 60 persen dari total target pendapatan 2013 sebesar Rp1 triliun. Sebelumnya, tercatat sepanjang periode Januari hingga Juni 2013, perseroan telah berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp387,7 miliar dari Rp236,2 miliar periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan rincian pendapatan usaha terdiri dari kontrak jasa konstruksi berkontribusi sebesar Rp223,3 miliar serta kontrak pondasi berkontribusi sebesar Rp164,4 miliar. Belum lama ini, perseroan mendapatkan kontrak baru yaitu Centennial Tower senilai Rp290 miliar. Tercatat, hingga kini perseroan telah memperoleh kontrak baru sekitar Rp1,5 triliun. Perseroan menargetkan kontrak baru sekitar Rp2,8 triliun pada 2013.

Sebelumnya perseroan telah mendapatkan beberapa kontrak baru seperti proyek pembangunan District 8 di Senopati senilai Rp800 miliar, proyek di Thamrin 9 senilai Rp250 miliar, dan pabrik Deltamas senilai Rp130 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Waspadai Investasi Bodong Berkedok Agama - MAMI Edukasi Pasar Modal Syariah

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan penetrasi dan pengembangan industri pasar modal syariah, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menggandeng…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…

Bank Mayora Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Guna perkuat likuiditas, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan kembali menerbitkan surat utang senilai Rp 500 miliar. Berdasarkan pengumuman Kustodian…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dicatatkan di Singapura - Garuda Optimis Bond Mampu Diserap Pasar

NERACA Jakarta – Danai pelunasan utang, PT Garuda Indonesia (Persero) bakal menerbitkan global bond dan hingga US$ 750 juta. Aksi…

OJK Edukasi Pasar Modal Syariah di Bekasi

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan sosialisasi seputar pasar modal berbasis syariah guna meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat seperti dilakukan…

META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per…