Manfaatkan Hasil Riset Perguruan Tinggi

Manfaatkan Hasil Riset Perguruan Tinggi

Sampai saat ini, perguruan tinggi masih bak menara gading. Masih jauh dari masyarakat, banyak hasil riset dan penelitiannya tertata rapi di rak buku perpustakaan. Padahal, kalau dibuka dan diaplikasikan, akan menjadi sesuatu yang bermanfat bagi masyarakat.

Kini saatnya, hasil riset itu dibuka dan disebar, dan dipraktikkan. Wakil Rektor IPB Anas M Fauzi mengungkapkan, inovasi telah banyak dilakukan oleh akademisi. Contohnya, tentang kluster biaya masing-masing (Bimas). Bibit gratis. IPB bahkan me-launch beras analog, yaitu beras yang dapat menyembuhkan kanker dan diabetes.

“Kami bekerjasama dengan Thailand untuk mengembangkan pertanian berbasis pasar. Berapa kebutuhan pasar, secara bergiliran disuplai oleh petani. Sarongge. Yang masuk Caesarnya. Kita pilih di Brastagi. Channel pasar bekerjasama dengan Thailand,” kata Anas. Dia menambahkan, , IPB mempunyai jumlah paten terbanyak di Indonesia. Sejak 2008-2013, terdapat 103 paten. Sebanyak 55 di antaranya dari IPB.

Direktur Program Pengembangan Eksekutif PPM Manajemen Reni Lestari Razaki menambahkan, pihaknya memang tidak ahli di bidang pertanian, tapi PPM mempunyai riset tentang inovasi dan kolaborasi. Yang jadi masalah, kata Reni, kalangan perusahaan lebih suka berkolaborasi dengan vendor dan anak perusahaannya.

“Inovasi bisa meningkatkan penjualan. Perusahaan jika berkolaborasi ternyata dengan vendor & kelompok usahanya, bukan dengan akademisi,” tuturnya. Padahal, kata dia, idealnya, kolaborasi itu dilakukan antara praktisi, pemerintah, dan akademisi. Pihak akademisi brperan sebagai litbangnya. (saksono)

BERITA TERKAIT

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan - Bincang Lingkungan di PLK 2019

Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan Bincang Lingkungan di PLK 2019 NERACA Jakarta - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok…

Bincang Lingkungan di PLK 2019 - Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan

Bincang Lingkungan di PLK 2019 Milenial Makin Tinggi Kesadarannya Terhadap Lingkungan NERACA Jakarta - Kesadaran kelompok kaum muda, khususnya kelompok…

Riset Produk Makanan Berbasis Industri 4.0 Diramu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus memacu industri makanan dan minuman nasional agar lebih berdaya saing global di era digital.…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Kering, Meski Cianjur Memiliki Sumber Air

Kesulitan mendapatkan air pada musim kemarau bukan hal baru bagi petani di negeri ini, termasuk di Cianjur, Jawa Barat, yang…

Ini Dia, Misi Konservasi Air di Yogyakarta

Posisi Kota Yogyakarta yang diuntungkan secara topografi karena memiliki wilayah yang tidak luas, berada di dataran rendah, dan diapit tiga…

Mengatasi Kekeringan: - Dengan Upaya Terukur dan Terstruktur

Indonesia merupakan kawasan dengan anomali cuaca yang sangat unik karena pada saat yang bersamaan ada wilayah yang kekeringan, di tempat…