Global Mediacom Buyback 21,6 Juta Saham

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) kembali melakukan pembelian saham (buyback) senilai Rp46,05 miliar. Jumlah saham yang beli perseroan sebanyak 21.672.500 lembar saham, dengan harga rata-rata per saham sebesar Rp2.125. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (8/10).

Disebutkan, transaksi buyback dilakukan pada 4 Oktober 2013. Sebelumnya, perseroan juga telah menggelontorkan dana Rp32,19 miliar untuk membeli 15,33 juta sahamnya. Harga rata-rata per saham yang dibeli senilai Rp2.100 dengan jumlah saham yang dibeli kembali sebanyak 15.329.000 saham.

Langkah buyback ini, merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor ; 2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Peraturan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan (Buyback).

Kepala riset Trust Securities Reza Priyambada pernah bilang, dalam melakukan buyback saham harus diperhatikan jumlah saham yang beredar. Sehingga kisaran buyback yang dapat membantu harga saham naik adalah 20% dari saham yang beredar.

Selain itu, dia menilai untuk saat ini langkah buyback tidak akan terlalu berdampak terhadap pergerakan indeks saham emiten tersebut. Hal ini dikarenakan kondisi indeks saat ini adalah rawan sentimen dan terkoreksi, bukan masalah pada fundamental perusahaan. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Bakal Luncurkan Indeks Baru di Pasar - Gandeng Perusahaan Indeks Global

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir, mendorong PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

Dorong Adopsi IoT, SAP Gandeng 18 Mitra Global Baru

Dorong Adopsi IoT, SAP Gandeng 18 Mitra Global Baru NERACA Jakarta - SAP SE (NYSE: SAP), Jumat (19/1) mengumumkan bahwa…

Banten Ekspor Alas Kaki 256,39 Juta Dolar

Banten Ekspor Alas Kaki 256,39 Juta Dolar NERACA Serang - Provinsi Banten selama November 2017 mengekspor alas kaki dengan nilai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Reksadana Marak di Tahun Politik

Di tahun politik saat ini, invetasi reksadana masih menjadi pilihan utama bagi para investor pasar modal. Oleh karena itu, manajer…

BNI Rilis Convertible Bond Rp 2 Triliun

Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk akan mengeluarkan obligasi yang bisa dikonversi atau convertible bond guna…

BUMD dan Swasta di NTB Didorong Go Public

NERACA Mataram – Perbanyak jumlah emiten di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) aktif melakukan roadshow dan edukasi pasar…