Menjawab Tantangan Pasar, Benakat Ganti Nama

NERACA

Jakarta – Seiring terus melebarnya bisnis tambang PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI), maka perseroan terus berbenah diri untuk melakukan inovasi dan transformasi untuk menjawab tantangan persaingan bisnis di masa depan. Salah satunya, perseroan mengganti nama perusahaan menjadi PT Benakat Integra Tbk.

Pergantian nama tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), “Kami berharap nama baru ini dapat membawa semangat baru, sekaligus mempertegaskan keberadaan kami sebagai perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya energi yang terintegrasi, sehingga dapat membuka peluang bagi Perseroan untuk terus mengembangkan usahanya ke depan,\" kata Direktur Keuangan BIPI Michael Wong di Jakarta, Rabu (2/10).

Dia menuturkan, dengan adanya penggantian nama tersebut diharapkan bisa mendukung fokus perusahaan untuk menjadi perusahaan energi terintegrasi, baik melalui bidang infrastruktur ataupun bidang-bidang strategis lainnya, dinamika perubahan dalam persaingan usaha serta guna meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Kata Michael Wong, sejak listing di Bursa Efek Indonesia pada awal tahun 2010 lalu, BIPI telah beberapa kali melakukan akuisisi strategi, antara lain akuisisi 37,67 persen saham PT Elnusa Tbk (ELSA), sekitar 10,3 persen saham PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) dan terakhir mengakuisisi 100 persen saham PT Astrindo Mahakarya Indonesia perusahaan yang bergerak dibidang jasa infrastruktur pertambangan batubara.

Sementara Direktur Utama BIPI Wibowo Suseno Wirjawan menyatakan, transformasi ini tidak akan sampai mempengaruhi perubahan anggaran dasar terkait inti bisnis perseroan.\"Anggaran dasar yang sekarang masih bisa mengakomodir transformasi yang kita lakukan, sehingga tidak akan ada perubahan,”ujar dia.

Selain itu, hasil RUPSLB juga menyetujui pergantian direksi yaitu direktur utama. Dimana para pemegang saham BIPI, mengangkat Wibowo Suseno Wirjawan yang juga adik Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sebagai Direktur Utama PT Benakat Integra Tbk menggantikan Muhammad Suluhuddin Noor yang memasuki masa pensiun.

Tidak hanya itu, hasil RUPSLB juga menyetujui penambahan Dewan Komisaris Perseroan yaitu Muhammad Salahuddin Noor, Kanaka Puradiredja, dan Richardo Gelael. (bani)

Related posts