BMTR Kembali Buyback 15,33 Juta Saham

PT Global Mediacom Tbk (BMTR) kembali meralisasikan pembelian kembali (buyback) sahamnya. Kali ini perseroan menggelontorkan dana mencapai Rp32,19 miliar untuk membeli 15,33 juta sahamnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (2/10)

Harga rata-rata per saham yang dibeli senilai Rp2.100 dengan jumlah saham yang dibeli kembali sebanyak 15.329.000 saham. Transaksi tersebut telah dilakukan pada 30 September lalu. Transaksi pembelian kembali saham tersebut merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor.2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus 2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Peraturan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan (buyback). Berdasarkan peraturan tersebut diketahui bahwa masa pemeblian kembali saham masih dapat dilakukan hingga OJK mencabut surat edaran atau peraturan tersebut.

Sebelumnya, perseroan juga telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 13,67 juta saham dengan harga Rp1.694 per saham. Dana yang dikeluarkan perseroan sebesar Rp23,17 miliar dan buyback tersebut direalisasikan pada 30 Agustus mendatang.Dalam aksi buyback saham, perseroan menunjuk PT MNC Securities (terafiliasi) sebagai perantara perdagangan efek. Langkah buyback ini, akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BIE) maupun cara lainnya.

Kepala riset Trust Securities Reza Priyambada pernah bilang, dalam melakukan buyback saham harus diperhatikan jumlah saham yang beredar. Sehingga kisaran buyback yang dapat membantu harga saham naik adalah 20% dari saham yang beredar.

Selain itu, dia menilai untuk saat ini langkah buyback tidak akan terlalu berdampak terhadap pergerakan indeks saham emiten tersebut. Hal ini dikarenakan kondisi indeks saat ini adalah rawan sentimen dan terkoreksi, bukan masalah pada fundamental perusahaan.

Jadi, langkah buyback yang diambil emiten hanya akan menguntungkan emiten tersebut ketika melapas kembali sahamnya saat harganya sudah bagus. Dia menyarankan investor juga ikut mengambil langkah buyback emiten tersebut, sehingga dapat mengambil keuntungan yang sama seperti yang akan diterima emiten nantinya. (nurul)

BERITA TERKAIT

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

Ditopang Produksi Anak Usaha - HRUM Targetkan Produksi 5 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Mengulang kesuksesan di tahun kemarin, PT Harum Energy Tbk (HRUM) menargetkan produksi batu bara sebesar 5 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…