8 BUMN Bangun Infrastruktur Senilai Rp60 T

8 BUMN Bangun Infrastruktur Senilai Rp60 T

Jakarta---Kementrian Badan Usaha Milik Negara menegaskan sedikitnya ada 8 BUMN public yang terlibat dalam proyek infrastruktur dengan nilai investasi mencapai Rp60 triliun. “Diantara 8 BUMN itu antara lain, ada Jasa Marga, Bukit Asam, Telkom, dan Pupuk Kaltim, lainnya rahasia, tapi nilai total investasi delapan BUMN itu saja sudah sekira Rp60 triliun," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar kepada wartawan di Jakarta,8/7

Menurut Mustafa sebenarnya ada sekitar 63 proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan. Namun Mustafa tampaknya belum mau menyebutkan semuanya. "Akan ada 63 proyek di seluruh Indonesia, tidak hanya di bagian Barat saja, tetapi juga di bagian timur," tambahnya.

Mantan Dirut Perum Bulog ini menjelaskan penambahan proyek dari semester satu yang hanya 19 proyek ini. Karena waktu yang digunakan untuk pembangunan ini full dilakukan selama enam bulan. "Kita kan enggak launching MP3EI dari Januari, jadi semester pertama enggak genap enam bulan, kalau semester kedua bisa full enam bulan," ungkapnya.

Adapun dari 63 proyek infrastruktur itu, tiga proyek tersebut adalah proyek pembangunan PLTU Tanjung Enim berdaya 3X10 MW di Sumatera Selatan yang dibangun PT Bukit Asam dengan nilai investasi Rp378 miliar pada Agustus 2011 Selain itu, ada juga proyek pembangunan bandara Sepinggan di Kalimantan Barat oleh Angkasa Pura II dan Pupuk Kaltim.

Diakui Mustafa, terkait dengan MP3EI, sudah ada 19 proyek dengan nilai total Rp140 triliun dan USD 730 juta berhasil dibangun di kawasan Jawa, Sumatera dan Kalimantan selama semester I-2011. “Misalnya, yang sudah berjalan dan groundbreaking, Bandara Ngurah Rai di Denpasar senilai Rp1,2 triliun dan dua jaringan kapal serat optik bawah laut (super highway ring) di Aceh dan Koridor Kalimantan (Denpasar-Makassar) senilai Rp87,4 miliar dan USD106,56 miliar," ujarnya.

Lebih lanjut kata Mustafa, pembangunan infrastruktur juga dilakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, MKCS di Makassar senilai Rp6,8 dan pembangunan FSRO di Muara Karang Jabar yang dibangun Nusantara Regas senilai Rp500 miliar. "Pembangunan tiga buah kapal tanker milik Pertamina di Surabaya dan Lampung dengan bobot mati 3.500 DWT, nilai investasinya Rp109,5 miliar dan Rp103,55miliar. Pertamina juga akan meningkatkan kapasitas unit minyak pelumasnya di Jakarta senilai Rp103,55 miliar," lanjutnya.

Berdasarkan catatan Kementerian BUMN, Pertamina juga masih memiliki proyek di Bau-Bau Sulawesi Tenggara senilai Rp337,1 miliar dan pembangunan kapal tanker berbobot mati 17500 DWT di Jakarta dengan nilai investasi Rp254,1 miliar dan Rp294,1 miliar. Pertamina juga berinvestasi Rp146,1 miliar pada bulan Februari lalu untuk kapal tankernya."Ada lagi pembangunan pengeboran lepas pantai atau rig dengan nilai investasu Rp393 miliar dan pembangunan pabrik chemical grade alumina Tayan yang dibangun Antam senilai USD450 juta," paparnya melanjutkan.

Bahkan Mustafa juga menyebutkan pembangunan kawasan terpadu di Seimangke, Sumatera oleh PTPN III senilai Rp6,8 triliun, pembangunan KS Posco Koridor I di Banten senilai Rp26,6 triliun dan pabrik baja di Kalimantan selatan yang merupakan patungan antara PT Antam dan Krakatau Steel senilai Rp1,2 triliun.

"Jumlah total proyeknya 19, dengan nilai investasi Rp140 triliun dan USD 730 juta. Jumlah BUMN yang telah melantai di bursa yang ikut dalam pembangunan infrastruktur ini ada empat" pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Infrastruktur Investasi Negeri

Oleh: Muhklis Kuncoro Wibowo, Staf KPP Penanaman Modal Asing Lima, DJP *) Infrastruktur merupakan sarana yang sangat vital untuk mendukung…

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Finansial BUMN Konstruksi Jebol

  Oleh: Bhima Yudhistira Adhinegara Peneliti INDEF   Ambisi membangun infrastruktur ternyata membutuhkan pengorbanan yang cukup besar. BUMN di sektor…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…