Tambah Modal, Prima Alloy Gelar Rights Issue

PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (PRAS), emiten yang bergerak di bidang produksi baja akan menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) senilai Rp38,9 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Rencananya, perseroan akan menerbitkan saham sebanyak 113.043.478 lembar saham dengan harga Rp345 per lembar saham. Direktur Prima Alloy Steel Universal Basuki Kurniawan menyatakan bahwa perseroan memperkirakan penerbitan saham barunya pada 25 September mendatang.

Saat ini jumlah saham biasa perseroan sebelum pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD sebanyak 588 juta saham. Nantinya setelah penerbitan saham baru menjadi 701.043.478 saham. Sebelumnya, rencana pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini telah diumumkan pada 13 Juni 2013 dan 27 Juni 2013 di surat kabar.

Perseroan berencana menerbitkan 116.417.911 saham. Penerbitan ini dilakukan atas 19,18% dari total saham perseroan yang diterbitkan untuk Venice sebagai kreditur perseroan. Harga saham tanpa HMETD ini direncanakan Rp335 per lembar saham.

Tujuan dari penerbitan saham ini adalah untuk menambah modal tanpa memberikan HMETD, dimana penambahan modal itu untuk memperbaiki posisi keuangan perseroan yang mengalami kondisi atas kegagalan pembayaran kewajiban. Perseroan seperti diketahui memiliki utang sebesar US$4 juta kepada Venice yang jatuh tempo pada Desember 2013. Dan Venice memiliki hak untuk mengkonversi utang perseroan menjadi saham. Berdasarkan keterangan perseroan pada Juni lalu, untuk merealisasikan rencanya perseroan akan meminta persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPSLB yang digelar pada 28 Juni lalu. (nurul)

BERITA TERKAIT

Investasi Pasar Modal di Kalbar Meningkat - Catatkan 9.566 Jumlah Investor

NERACA Pontianak - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Pontianak, Taufan Febiola mengatakan, per 31 Januari 2018 sudah…

Bank BJB Suntik Modal Askrida Rp 10 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) telah melakukan penambahan modal sebesar Rp10,1 Milia pada PT Asuransi…

Pasar Modal Indonesia Sudah Teruji dan Kebal - Dihantui Sentimen Tahun Politik

NERACA Jakarta – Tahun 2018 masih memberikan harapan positif bagi kinerja Bursa Efek Indonesia dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…