Penjualan Agung Podomoro Naik 24,9%

Kamis, 12/09/2013

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), emiten yang membidangi properti berhasil mencatatkan pra penjualan mencapai Rp3,91 triliun hingga akhir Agustus 2013. jumlah ini meningkat 24,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (11/9).

Disebutkan, perseroan mencatat Podomoro City extension masih menjadi kontributor terbesar yaitu 45%, disusul Metro Park Residence 14%. Vimala Hills menyumbangkan 12,8%, The Borneo Bay Residence di Balikpapan 10,6%, Grand Taruma 6,7% dan Soho @Pancoran 5,7%.

Selain berhasil meningkatkan pendapatan perseroan dari pra penjualan, perseroan juga tengah meluncurkan proyek perumahan di Batam. Pada akhir Agustus lalu, perseroan yang memiliki 80% saham di PT Dimas Pratama Indah (DPI) yang meluncurkan Orchard Park Batam. Komplek pemukiman ini terintegrasi dengan konsep \'one stop living\' yang didalamnya memiliki berbagai fasilitas bagi penghuni.

Komplek pemukiman ini terletak di Jalan Engku putri yang terletak di pusat kota Batam sehingga memudahkan mobilitas penghuninya. Rencananya, perseroan akan membangun 1.159 rumah, 72 ruko, 114 unit apartemen dan area komersial.

Batam sendiri merupakan kota yang cukup menjanjikan dengan letaknya yang berdekatan dengan Singapura yang dinilai memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan perindustriannya yang menarik minat investor.

Selain Batam, perseroan juga meluncurkan kawasan superblok di Medan, Sumatera Utara pada 7 September lalu. APLN merupakan pemilik 58% saham PT Sinar Menara deli (SMD) yang telah menyetujui untuk kerja sama dengan perseroan membangun kawasan tersebut. Kawasan ini dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektar dan diyakini akan menjadi proyek ikon baru kota tersebut dengan membangun 5 apartemen, 2 bangunan kondominium, pusat perbelanjaan, perkantoran dan hotel bintang lima.