Industri Keuangan Non Bank Paling Terpukul - Dampak Pelemahan IHSG

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam kurun waktu satu bulan terakhir berdampak langsung terhadap empat lembaga keuangan nonbank.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Rahmat Waluyanto mengatakan, empat lembaga keuangan nonbank tersebut yaitu, reksa dana, industri asuransi, dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan, “Sekarang untuk industri keuangan nonbank khususnya investasi asuransi dan dana pensiun 70-75% terkait dengan instrumen di pasar modal,”ujarnya di Bandung kemarin.

Menurutnya, pelemahan IHSG berdampak langsung pada NAB reksa dana, mengingat 48% prtofolio investasi reksa dana ditempatkan pada instrumen saham. Sementara, untuk perusahaan asuransi memiliki eksposur yang cukup besar terhadap instrumen saham dan Surat Berharga Negara (SBN). Sehingga akan berdampak oleh pelemahan pasar.

Data OJK menunjukkan investasi industri asuransi per Maret 2013, terutama ditempatkan pada deposito sebesar 22%, saham sebanyak 21%, reksana dana mencapai 21%, SBN sebanyak 19%, dan surat utang korporasi sebesar 14%. Sementara, untuk aset bersih dana pensiun cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Namun sedikit menurun pada kuartal II/2013. \"Dana pensiun memiliki eksposur yang cukup besar terhadap instrumen saham dan SBN. Namun sedikit menurun pada kuartal II/2013,\" katanya.

Rahmat menambahkan, untuk perusahaan pembiayaan aset dan piutan pembıayaan menunjukkan penıngkatan. Namun dengan pertumbuhan yang melambat. Di mana, per Mei 2013, pertumbuhan piutan pembiayaan tercatat sebesar 11,66% secara year on year dan 3,43 persen quartal to quartal.

Pada saat situasi krisi (terutama pelemahan IHSG dan rupiah), OJK selalu berkoordinasi dengan otoritas lain dan terus memenuhı agenda serta pengawasan disektor jasa keuangan bank dan nonbank,\" pungkas Rahmat. (bani)

BERITA TERKAIT

BI Pertahankan Bunga Acuan 4,25% - DAMPAK KENAIKAN SUKU BUNGA THE FED

Jakarta-Meski Bank Sentral AS (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya 0,25%, Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga acuan "7-Day Reverse…

Lagi, IHSG Catatkan Rekor Baru 6.113 Poin

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/12), indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mencatatkan…

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan 5,3% di 2018

    NERACA   Jakarta - Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 sebesar 5,3 persen, lebih tinggi dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…