Sugih Energy Akuisisi 51% Saham Ramba Energy

Senin, 09/09/2013

NERACA

Jakarta- PT Sugih Energy Tbk (SUGI) melalui anak usahanya, Sugih Energy Pte., Ltd melakukan partial offer atau penawaran tender atas 51% saham yang dikeluarkan oleh Ramba Energy Limited (“REL”), perusahaan tercatat Singapura. Melalui konsultan hukum Singapura Rajah &Tann yang ditunjuk, perseroan telah mengajukan aplikasi kepada Singapore IndustryCouncil (“SIC”) pada 19 Juni 2013. Informasi tersebut disampaikan Presiden Direktur SUGI, Andhika Anindyaguna dalam keterangan resminya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, perseroan memperbaharui kembali penawaran pada 16 Agustus 2013 dan 21 Agustus 2013. Perseroan telah memperoleh persetujuan secara prinsip dari SIC atas rencana transaksi ini pada 5 September 2013. Melalui Prime Parthners Corporate Finance Pte., perusahaan penasehat keuangan yang ditunjuk perseroan telah mengumumkan rencana transaksi pada 6 September 2013.

Selanjutnya, pelaksanaan transaksi atas 51% saham yang dikeluarkan REL akan dilakukan setelah dipenuhinya prasyarat tertentu sesuai peraturan perundang-undangan perseroan terbatas, energi, dan ketentuan pasar modal Indonesia dan Singapura. Termasuk persetujuan para pemegang saham.

Sebelum rencana transaksi ini, manajemen perseroan mengaku telah mengakuisisi keseluruhan saham yang dikeluarkan oleh PT Petronusa Bumibakti (PB) dan International Mineral Resourches Inc (IMR). Kedua perusahaan ini merupakan pemegang 55% dari partisipating interest Petroselat Ltd yang menjadi operator Selat Panjang PSC di Propinsi Riau.

Perseroan telah melakukan transaksi terhadap kedua perusahaan tersebut pada 30 Juli lalu. Transaksi terhadap saham PB dan IMR merupakan transaksi material dengan nilai transaksi antara 20% hingga 50% dari ekuitas perseroan. Pada Juni lalu, diketahui perseroan memulai proses pengeboran pada sumur eksplorasi Akatara-2, yang merupakan sumur eksplorasi ketiga pada blok Lemang PSC, di mana Perseroan memiliki participating interest sebesar 49% melalui anak usahanya Eastwin Global Investments Ltd.

Ditargetkan, proses pengeboran terhadap sumur eksplorasi Akatara-2 akan mencapai kedalaman kurang lebih 7.500 feet, dan akan mencapai kedalaman dari Formasi Batu Pasir Intra Gumai, Formasi Talang Akar Atas, Formasi Talang Akar Bawah dan Lapisan Basement Kristalin.“Perseroan memperkirakan aktivitas pengeboran eksplorasi dapat terselesaikan dalam jangka waktu 26 hari, yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses pengujian dan pengambilan data dari sumur eksplorasi Akatara-2 tersebut”, kata Fachmi Zarkasi.

Melalui salah satu anak usahanya, PT Resouces Jaya Teknik Management Indonesia (RMI), perseroan telah memperoleh kontrak jasa pengeboran 1.500 HP Fast Moving Drilling Rig Services. Kontrak tersebut diperoleh dari PT Vico Indonesia dengan nilai kontrak US$53 juta yang berlaku untuk jangka waktu sepanjang tiga tahun. (lia)