Tamborasi, Sensasi Keindahan Sungai Kolaka

Sabtu, 14/09/2013

Memiliki panjang yang hanya mencapai 20 meter dan lebar sekitar 15 meter, membuat sungai yang terletak di Kecamatan Tamborasi, Kolaka, provinsi Sulawesi Tenggara tak ubahnya sebuah danau kecila.

NERACA

Meski berukuran mini, tetapi aliran airnya menunjukkan bahwa ini memang merupakan sebuahsungai. Situs ensiklopedia terbesar didunia, Wikipedia, juga mengakui catatan tersebut, bahwa sungai Tamborasi merupakan sungai yang sangat pendek, meski kini telah ditemukan lagi sungai yang lebih pendek yaitu Sungai Reprua, sebuahsungaidiDistrik Gagra,Abkhazia, republik separatis diGeorgia dengan panjang 18 meter.

Untuk mencapaisungai terpendek didunia ini, Anda bisa mengaksesnya lewat darat. Jaraknya yang hanya sekitar 90 meter dari kota Kolaka menghabiskan waktu perjalanan sekitar 1-2 jam. Airnya berwarna hijau jernih, suhu airnya pun sangat dingin dan segar, beberapa orang bahkan mandi di sini. Yang paling menarik, walau terbilang sangat kecilsungaiini masih sangat asri. Sangat berbeda dengan pemandangansungai sungai besar yang ada di wilayah perkotaan.

Disekitar tempat ini masih dapat ditemukan binatang hutan. Tidak hanya monyet berbulu emas saja, kelelawar hutan, beberapa spesies burung laut dan berbagai macam tumbuhan laut. Biasanya pada hari minggu dan hari libur tempat ini ramai dikunjungi masyarakat untuk menikmati keindahan tempat ini. Ditempat ini telah tersedia gazebo-gazebo untuk beristirahat, tempat ganti pakaian, tempat bilas dan sebagainya.

Anda juga bisa menikmati aktivitas berenang yang menyenangkan. Tidak hanya itu, pepohonan rindang yang ada disekitarnya membuat udara terasa lebih sejuk dan segar. Bermuara ke Pantai Tambora, di sini airnya lebih hangat. Antara sejuk dan hangat, dua pilihan yang bisa dinikmati saat berendam di Tamborasi. Jika Anda berenang ke hulu, Anda akan langsung berhadapan dengan pantai Tamborasi.

Pantai Tamborasi pun memiliki pemandangan yang ada lebih menakjubkan lagi. Pasir putihnya yang cantik mampu melengekapikeindahan pemandangan alam di sini. Namun berbeda dengan disungai, air di pantai Tambora bersuhu lebih hangat. Dengan demikian Anda memiliki dua pilihan air, antara segar dan hangat. Tidak hanya itu saja, perjalanan menuju sungai dan pantai Tamborasi ini pun menyuguhkan pemandangan indah yang tidak ada habisnya hingga sampai di sungai Tamborasi ini.

Udara yang sejuk ditambah dengan pepohonan di hutan sekitar sungai ini menjadikan tempat ini cocok untuk melepas penat. Di dalam hutan sekitar Sungai Tamborasi pun dihuni oleh berbagai satwa salah satunya satwa khas Sulawesi, yaitu monyet bulu emas. Sayangnya masih sedikit masyarakat Indonesia yang mengetahui tentang keberadaan sungai terpendek di dunia yang ternyata ada di negara ini. Padahal sungai tersebut memiliki pemandangan yang indah dan unik.

Sayangnya tempat wisata ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kolaka dan dinas pariwisata setempat. Padahal jika dirawat dan disosialisasikan dengan baik tempat ini bisa lebih ramai pengunjung baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun meski begitu, keindahan sungai dan pantai Tamborasi memang sudak cukup dikenal banyak wisatawan asing maupun domestic, pemerintah tinggal hanya menyiapkan fasilitas agar salah satu sungai terpendek di dunia ini dapat terus dinikmati keindahannya dan dapat terus terjaga keasriannya.

Topik Terkait

monyet kolaka