Moratorium TKI Perbaiki Kualitas TKI Dalam Negeri

NERACA

Bandung - Moratorium merupakan kebijakan pemerintah yang disetujui semua pihak, terutama Kemenakertrans dan atas Instruksi Bapak Presiden. Dan moratorium merupakan satu langkah upaya untuk memperbaiki kualitas TKI, khususnya di dalam negeri.

Dirjen Bina Penta Kemenakertrans RI, Reyna Usman mengungkapkan itu, Kamis (7/7) kepada wartawan di Kota Bandung, usai membuka expo II Pemuda Mandiri Pencipta Lapangan Kerja di Lapangan Gazibu.

Menurut Reyna, dengan telah ditetapkannya Moratorium TKI, ada beberapa penyesuaian kebijakan-kebijakan yang dibuat. Kebijakan tersebut, mengutamakan perlindungan untuk para TKI.

Khusus untuk negara-negara yang menjadi sasaran moratorium, pemerintah sedang mengupayakan upaya MoU yang disepakati. MoU nanti merupakan hasil kesepakatan bersama yang lebih mengutamakan perlindungan kepada tenaga kerja TKI yang berada di negara-negara yang menjadi tujuan penempatan.

Tentang TKI yang belum berangkat, sambung Reyna, sebenarnya bukan gagal, tetapi tertunda keberangkatannya. Kompensasinya kita sedang mengupayakan inventarisasi secara bersama secara intensif dengan Pemprov, Pemkab/Pemkot untuk melakukan penawaran kembali dan penelusuran kembali.

Jika TKI ingin bekerja keluar negeri, maka pemerintah menawarkan negara yang menjadi sasaran penempatan yg tidak terkena moratorium atau dengan solusi lain yaitu penempatan TKI didalam negeri melalui kegiatan perluasan Tenaga kerja atau padat karya, kewirausahaan, penerapan dan pemanfaatan teknologi tempat guna yang dilakukan secara intensif d daerah kabupaten/Kota asal..khususnya kantong di kantong-kantong TKI.

Penyelesaian berupa Kompensasi nilai rupiah diprediksi tidak ada, tetapi pemerintah menawarkan program yang bisa membangun dan memberikan pelatihan atau program pelatihan kemandirian penciptaan lapangan kerja. Untuk jumlah seluruhnya sedang diverifikasi karena jumlahnya terus bertambah setiap hari.

Kegiatan pelatihan di kantong-kantong TKI, saat ini sudah ada dan akan kita intensifkan kembali untuk ditambahsambil menunggu mereka diberangkatkan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelatihan keterampilan serta melalui kegiatan pelatihan kewirausahaan.

BERITA TERKAIT

Nilai Tambah dalam Ekonomi dan Industri

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Masalah Ekonomi dan Industri   Lama sudah kita menenggelamkan diri dalam persoalan ekonomi. Kegiatan dan proses…

DPR: Densus Tipikor Dalam Proses Pembentukan

DPR: Densus Tipikor Dalam Proses Pembentukan NERACA Jakarta - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi…

Saham Malacca Trust Dalam Pengawasan - Bergerak Di luar Kewajaran

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Malacca Trust Wuwungan (MTWI) karena telah…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi X dari…

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi

Anggota DPRD Komisi X Berikan Mosam Ke Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi X dari…

2018, LPDB Siapkan Rp100 M Untuk Bisnis Start Up

2018, LPDB Siapkan Rp100 M Untuk Bisnis Start Up NERACA Jakarta - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengungkapkan…