Buyback Saham, ACES Kuras Dana Rp 2,81 Miliar

Perusahaan retail perkakas, PT Ace Hardware Tbk (ACES) telah melakukan pembelian kembali saham (buyback) sekitar 45,50 juta saham pada 2 September 2013 lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/9).

Disebutkan, perseroan telah merealisasikan dana sekitar Rp2,81 miliar untuk melakukan pembelian kembali saham. Selain itu, perseroan juga berencana melakukan buyback sekitar 20% dari modal disetor. Total dana yang disiapkan untuk melakukan pembelian kembali saham sekitar Rp34,37 miliar.

Direktur PT Ace Hardware Tbk, Hartanto Djasman pernah bilang. pihaknya membatasi harga pembelian kembali saham pada harga di bawah Rp800 per saham. Selain itu, perusahaan memperkirakan tidak terjadi penurunan pendapatan perusahaan akibat pelaksanaan pembelian kembali saham.

Tidak hanya itu, perusahaan menilai tidak ada dampak yang signifikan terhadap biaya pembiayaan perusahaan. Oleh karena tidak terjadi penurunan pendapatan setelah buyback saham, sehingga laba per saham perusahaan tidak berubah. Adapun perusahaan membatasi jangka waktu pembelian kembali saham tidak akan melewati batas waktu yang telah ditentukan yaitu tiga bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan.

Selain itu, perusahaan akan menggunakan metode pembelian kembali saham dengan cara membeli saham dari pasar bursa saham. Untuk melakukan buyback ini, perseroan memiliki dana yang cukup untuk melakukan pembelian kembali saham sehingga tidak diperlukan pinjaman dana dari pihak ketiga. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, kas dan setara kas perseroan mencapai Rp250,45 miliar pada 30 Juni 2013 dari periode 31 Desember 2012 senilai Rp270,04 miliar.(bani)

BERITA TERKAIT

Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar - Lepas 22,57% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 1,33 Triliun - Terbitkan Saham Baru

NERACA Jakarta – Eksplorasi tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) makin lebih leluasa dan agresif seiring dana segar…

Kesadaran Masyarakat dalam Perencanaan Dana Pensiun Masih Rendah

  NERACA   Surabaya - Manulife Indonesia menyebutkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam perencanaan dana pensiun masih rendah, karena dari total…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…