Adaro Bukukan Laba Bersih US$ 116 Juta

Sampai dengan semester pertama, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatat laba bersih sebesar US$116 juta atau menurun 55,4% dari periode yang sama ditahun sebelumnya US$260,1 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Kondisi yang sama juga terjadi pada pendapatan usaha bersih perseroan yang turun 18% dari US$ 1,931 miliar menjadi US$1,579 miliar. Hal ini dikarenakan adanya penurunan harga batubara yang tercermin pada harga jual rata-rata Adaro.

Kemudian beban pokok pendapatan juga menurun 5,4% menjadi US$1,228 miliar, walaupun produksi batubara meningkat 8% menjadi 24,94 Mt. Beban pokok pendapatan lebih rendah karena penurunan royalti yang diakibatkan oleh penurunan harga serta pembelian batubara oleh pihak ketiga.

Sedangkan, EBITDA perseroan tercatat sebesar US$413 juta atau menurun 38% dari sebelumnya US$667,5 juta. Namun, Adaro dapat mempertahankan marjin EBITDA 26,2%, yang merupakan salah satu yang terbaik di jajaran perusahaan batubara termal di Indonesia. Perseroan menargetkan EBITDA sepanjang tahun ini sebesar US$850 juta sampai US$1 miliar.(bani)

BERITA TERKAIT

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara - Pasok Permintaan PLN

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pelindo III Cari Modal di Pasar US$ 1 Miliar

Guna mendanai ekspansi bisnisnya lebih agresif lagi, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berencana menggalang dana dari pasar modal pada 2018…

Lagi, LPPF Buka Gerai Baru di Surabaya

Perluas penetrasi pasar, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membuka gerai baru berkonsep specialty store kedua di Pakuwon Mall Surabaya.…

Jasa Armada Pangkas Jumlah IPO Jadi 20%

Pilih cara aman atau konservatif agar saham IPO terserap di pasar, PT Jasa Armada Indonesia menurunkan jumlah saham yang di…