Emiten Grup Bakrie Dalam Pengawasan BEI

Lantaran mengalami pergerakan harga saham di luar kewajaran, saham PT Viva Media Tbk (VIVA) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Andre P.J Toelle mengatakan, telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas transaksi saham VIVA dan BRMS yang di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya (Unusual Market Activity/UMA).

Disebutkan, BEI telah meminta konfirmasi kepada kedua emiten tersebut pada 20 Agustus 2013 dan sampai saat ini masih menunggu konfirmasi perseroan. Maka sehubungan dengan terjadinya UMA, BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya.

Selain itu investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Disebutkan, pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap perudangan di pasar modal. (bani)

BERITA TERKAIT

Soal Sentimen Pemilu - BEI Lebih Cemas Kinerja Keuangan Emiten

NERACA Jakarta – Memanasnya konstelasi politik dalam negeri jelang pemilihan presiden (Pilpres) pada awal April 2019, diyakini tidak akan terlalu…

Kali Kedua Saham Onix Capital Disuspensi BEI

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) akibat lonjakan harga. Ini adalah…

Pacu Pertumbuhan Investor Syariah - BEI Edukasi Lewat IDX Islam Challenge

NERACA Jakarta – Guna mengoptimalkan pertumbuhan industri pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan program edukasi pasar modal syariah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…