Pefindo Sematkan Peringkat A+ WIKA Beton

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA+ untuk PT Wijaya Karya Beton. Selain itu, Pefindo juga menetapkan peringkat idA+ untuk medium term notes (MTN I 2013) yang akan diterbitkPT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA+ untuk PT Wijaya Karya Beton senilai Rp400 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (20/8). Disebutkan, dana penerbitan MTN itu untuk ekspansi usaha, pembayaran hutang, dan akuisisi bisnis. Prospek dari peringkat tersebut adalah stabil.

Adapun peringkat itu mencerminkan pentingnya secara strategis PT Wijaya Karya Beton bagi perusahaan induk, keunggulan posisi pasarnya yang akan diuntungkan oleh program percepatan pembangunan infrastruktur, dan struktur permodalan yang konservatif dan indikator proteksi arus kas yang baik.

Namun, peringkat PT Wijaya Karya Beton dibatasi oleh tingginya eksposur pada industri konstruksi yang memiliki volatilitas tinggi dan adanya ancaman dari pemain-pemain baru. Pada 31 Maret 2013, pemegang saham perusahaan adalah PT Wijaya Karya Tbk sebesar 78,4%, Koperasi Mitra Satya sebesar 20,3%, dan Yayasan Wijaya Karya sebesar 1,3%. (bani)

BERITA TERKAIT

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

Fitch Rating Beri Peringkat CCC+ LPKR

Kendatipun performance kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) masih membukukan pertumbuhan positif, namuan perseoan memperoleh peringkat issuer default rating…

Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III/2019 seri A PT Indosat Tbk (ISAT)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…