Selama Mudik, Ada Kenaikan Lalu Lintas 20,79%

Kabupaten Sukabumi

Rabu, 21/08/2013

Sukabumi - Selama arus mudik, Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika mencatat volume arus lalu lintas kendaraan kendaraan meningkat 20,79 persen dibandingkan hari biasa. Berdasarkan pemantauan pada titik pengamatan di Perbatasan Sukabumi Bogor, tepatnya di Desa Benda, Kecamatan Cicurug, jumlah kendaraan melintas sebanyak 63.854 kendaraan.

Bupati Sukabumi Sukmawijaya kepada wartawan sesuai apel penutupan operasi angkutan lebaran 1434 hijriyah mengatakan, padatnya arus lalu lintas Sukabumi karena wilayah Sukabumi merupakan jalur alternatif Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya.

Kendati demikian, sebut Sukmawijaya, angka kecelakaan di wilayah tersebut tidak ada alias zero accident. “Kepadatan lalu lintas saat arus mudik sangat tinggi. Tetapi kendati demikian di daerah Kabupaten Sukabumi tidak ada kecelakaan alias zero accident,” terang Bupati.

Hal ini terjadi karena seluruh steakholder saling bekerjasama pada saat operasi lebaran. Selain itu, kata Bupati, pengalihan arus yang dilakukan aparat Dishubkominfo dan Kepolisian sangat efektif mengatasi kemacetan. “Tentunya kesadaran pengendara yang mulai tumbuh juga menambah kelancaran lalu lintas,” papar Sukmawijaya.

Sementara untuk kunjungan pariwisata, tambah Bupati, pada lebaran tahun ini naik dari tahun sebelumnya. “Kenaikannya memang belum terdata secara keseluruhan. Indikasi kenaikan ini terlihat dari padatnya pengunjung di seluruh lokasi wisata Kabupaten Sukabumi,” terang dia.

Tingginya angka kunjungan wisatawa ini, kata Sukmawijaya, bukti bahwa Kabupaten Sukabumi masih menjadi primadoina pariwisata serta alternatif wisata murah dan terjangkau. “Kita berencana akan meningkatkan fasilitas wisata serta menciptkaan lingkungan wisata yang kondusif mulai penataan pedagang serta fasilitasnya,” katanya.