Regulator Izinkan 3 Perusahaan Beroperasi

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin usaha dua perusahaan pembiayaan yaitu kepada PT Indonesia International Finance dan PT Takari Kokoh Sejahtera. Keterangan OJK melalui laman resminya di Jakarta, Senin (19/8), menyebutkan pemberian izin usaha kepada PT Indonesia International Finance berdasar Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-66/D.05/2013 tanggal 2 Agustus 2013.

Pertimbangan pemberian izin usaha itu antara lain bahwa direksi perusahaan itu melalui surat tertanggal 1 Oktober 2013 telah mengajukan permohonan izin usaha perusahaan pembiayaan dan telah melengkapi dokumen dalam rangka perizinan usaha perusahaan pembiayaan dengan surat terakhir tanggal 26 juli 2013.

OJK menilai perusahaan yang berkedudukan di Jakarta itu telah memenuhi persyaratan untuk diberikan izin usaha perusahaan pembiayaan. Sementara itu izin usaha untuk PT Takari Kokoh Sejahtera diberikan melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-67/D.05/2013 tanggal 2 Agustus 2013.

Direksi perusahaan itu mengajukan permohonan izin usaha melalui surat tanggal 8 April 2013. OJK menilai perusahaan yang berkedudukan di Jakarta itu telah memenuhi persyaratan untuk diberikan izin usaha perusahaan pembiayaan.

Bersamaan dengan itu, regulator juga menerbitkan izin usaha perusahaan penjaminan kredit kepada PT Jamkrida Sumbar melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-62/D.05/2013. Pemberian izin usaha itu antara lain berdasar pertimbangan bahwa Direksi PT Jamkrida Sumber pada 13 Mei 2013 telah mengajukan permohonan izin usaha perusahaan penjaminan kredit.

Pertimbangan lain bahwa PT Jamkrida Sumbar telah memenuhi persyaratan untuk diberikna izin usaha perusahaan penjaminan kredit. Pemberian izin usaha perusahaan penjaminan kredit itu ditujukan kepada PT Jamkrida Sumbar yang berkedudukan di Kota Padang, Sumatera Barat. Keputusan yang ditandatangani oleh Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Firdaus Djaelani itu berlaku sejak ditetapkan yaitu tanggal 26 Juli 2013. [ardi]

BERITA TERKAIT

Sistem Validasi IMEI Ponsel Ditargetkan Beroperasi April 2018 - Tekan Produk Ilegal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika serta operator telepon seluler (ponsel) akan melakukan langkah sinergi untuk…

2018, Perusahaan Konvensional Terus Tergerus - KONSEKUENSI DERASNYA ARUS DIGITALISASI

Jakarta-Meski ekonomi dunia termasuk Indonesia ‎diperkirakan akan membaik pada 2018, arus digitalisasi terus merambah sehingga perusahaan ritel maupun transportasi konvensional…

Perusahaan Tambang-Konstruksi Aplikasikan TI Demi Efisiensikan Operasional

Perusahaan Tambang-Konstruksi Aplikasikan TI Demi Efisiensikan Operasional NERACA Jakarta - Perusahaan kontraktor pertambangan dan kontruksi mulai mengaplikasikan teknologi informasi (TI)…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 10,1%

      NERACA   Jakarta - Jumlah utang luar negeri Indonesia di akhir 2017 meningkat 10,1 persen (tahun ke…

Muliaman Hadad Ditunjuk jadi Dubes RI untuk Swiss

    NERACA   Jakarta-Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Darmansyah Hadad resmi ditunjuk menjadi Duta Besar…

Tiga Tahun Jokowi Diklaim Berhasil Turunkan Inflasi

      NERACA   Padang - Pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) memaparkan dalam tiga tahun perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi…