Saham Indu Setu Bara Bakal Didelisting

Keputusan penghapusan pencatatan saham atau delisting saham PT Indu Setu Bara Resources Tbk (CPDW) masih dalam proses dan akan efektif pada 12 September 2013. Informasi tersebut disampaikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (15/8).

Untuk itu, BEI memberikan kesempatan kepada para pemegang saham untuk memperdagangkan saham CPDW hanya di pasar negosiasi. Hal itu harus dilakukan mulai Kamis (15/8/2013) hingga 11 September 2013. Selain itu, BEI telah menghentikan perdagangan saham CPDW pada Rabu (14/8/2013). Saham CPDW berada di level 229.

Sebelumnya, BEI juga berencana melakukan delisting PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan mengingkari pembayaran hutang pada kreditornya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen pernah bilang, jika tidak ada lagi opsi selain pailit maka saham KARK akan dihapus secara paksa (forced delisting). Dia juga menambahkan bahwa keputusan pailit yang berujung delisitng menjadi salah satu resiko investasi di pasar modal yang harus dipahami oleh investor.“Jika masih ada sisa aset, pemegang saham akan mendapatkan haknya, “ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Kedaung Indah Bukukan Rugi Rp 3,17 Miliar

PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) membukukan rugi sepanjang tahun 2019 kemarin sebesar Rp 3,17 miliar atau membengkak 263% bila…

PLIN Cetak Pendapatan Rp 1,47 Triliun

Emiten properti, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) mencatatkan pendapatan di 2019 sebesar Rp1,47 triliun naik 2,36% dari posisi tahun…

Transaksi Saham di Kota Solo Anjlok 50%

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surakarta mencatat transaksi saham di kota Solo anjlok akibat merebaknya pandemi COVID-19 di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Moodys Pangkas Peringkat Alam Sutera

NERACA Jakarta - Perusahaan pemeringkat Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari menjadi Caa1…

Express Trasindo Masih Merugi Rp 275,5 Miliar

NERACA Jakarta –Persaingan bisins transportasi online masih menjadi tantangan bagi PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI). Performance kinerja keuangan perseroan…

Martina Berto Bukukan Rugi Rp 66,94 MIiliar

NERACA Jakarta –Bisnis kosmetik PT Martina Berto Tbk (MBTO) sepanjang tahun 2019 kemarin masih negatif. Pasalnya, perseroan masih membukukan rugi…