Peternak Sapi Jatim Kesulitan Akses Kredit Perbankan

NERACA

Jakarta- Peternak sapi di beberapa daerah khususnya di Provinsi Jawa Timur melaporkan kesulitannya untuk mengakses kredit murah dari perbankan, kata Asisten Deputi Urusan Penelitian Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM Syamsuddin.\"Dari hasil pertemuan dengan koperasi peternak sapi perah di Jawa Timur, kami mendapatkan masukan bahwa mereka masih selama ini sulit mengakses kredit murah dari perbankan,\" kata Syamsuddin di Jakarta, Senin (12/8).


Dia menambahkan, jika pun ada di antara mereka yang memanfaatkan dana perbankan tetap masih dikenai tingkat suku bunga kredit yang tinggi.Padahal, banyak di antara peternak yang mengetahui sudah mulai ada program kredit dengan suku bunga rendah, namun sebagian besar perbankan belum menaruh kepercayaan tinggi terhadap sektor peternakan yang kerap dinilai penuh dengan ketidakpastian.


\"Selain itu, banyak peternak yang belum mengerti proses sehingga menganggap rumit syarat perbankan, di samping juga agunan yang mereka miliki dianggap kurang menjanjikan,\" ucapnya.Oleh karena itu, pihaknya mendorong anggota koperasi peternak untuk aktif mencari informasi termasuk mendorong mereka untuk mengakses Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM dan juga Kredit Usaha Rakyat (KUR).


Syamsuddin menyadari saat ini ada banyak persoalan dalam sektor peternakan sapi, termasuk sapi perah di mana Jawa Timur merupakan salah satu sentra terbesar yang juga menghadapi masalah serupa.\"Harga susu dan gejolak kenaikan harga daging sapi akhir-akhir ini mengakibatkan peternak sapi cenderung tergiur untuk menjual sapinya,\" ungkapnya.


Hal itu mengakibatkan, sapi yang masik produktif dijual atau dipotong untuk memasok kebutuhan daging karena harganya yang tinggi.Padahal, di lain pihak kebutuhan susu masih perlu ditingkatkan untuk memenuhi permintaan dalam negeri yang tinggi.


Oleh karena itu, pihaknya menggelar seminar yang melibatkan pelaku koperasi peternak sapi di Malang, Jawa Timur, pada akhir April 2013 untuk menghimpun masukan dari mereka termasuk untuk mencarikan solusi bagi para peternak sapi perah anggota koperasi dari dampak kenaikan harga daging di Tanah Air. [ant]

BERITA TERKAIT

BI : Kredit Baru Masih Melambat

NERACA Jakarta - Bank Indonesia melalui survei perbankan melihat pertumbuhan kredit baru perbankan pada triwulan III 2017 masih melambat, terutama…

BTN Kucurkan Kredit Lebih Dari Rp155 triliun - Dukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Ambarawa - Di tengah dinamika perekonomian dalam kurun 3 tahun terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. konsisten…

Commonwealth Siapkan Akses Permodalan Praktis - Berdayakan Ekonomi Perempuan

Masih dalam rangka meningkatkan literasi serta memberikan kemudahan akses jasa keuangan kepada 40 ribu perempuan pengusaha Indonesia, PT Bank Commonwealth…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…