Penjualan Motor MPMX Tumbuh 20% - Momentum Lebaran

NERACA

Jakarta – Perusahaan kendaraan bermotor, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mengklaim mencatatkan penjualan tumbuh 20% pada saat menjelang lebaran di bandingkan bulan biasanya.

Direktur Keuangan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, Troy Parwata mengatakan, permintaan kendaraan motor sebulan sebelum lebaran mengalami peningkatan, sehingga mendongkrak penjualan motor di semester kedua pada tahun ini. \"Angkanya belum bisa disampaikan, namun kenaikan penjualan bisa mencapai 20 sampai 25% dibandingkan biasanya,\" katanya di Jakarta, kemarin.

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, jasa, industri, dan pengangkutan darat, tercatat memiliki 38 gerai ritel MPM motor yang berlokasi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Medan, Pekanbaru, Palembang, Tangerang, Bogor, Mataram, Lombok Timur, Palu dan Batam, “Untuk yang ritel sampai saat ini masih ramai penjualannya. Tapi saya angkanya juga belum bisa dikatakan karena laporannya belum sampai ke saya, kan sedang libur. Kenaikan penjualan di retail juga sama seperti penjualan ke deler-deler motor, sekitar 20%,\" tuturnya.

Sebagai informasi, semester pertama 2013, MPMX mencatat laba bersih sebesar Rp24,33 miliar atau tumbuh 36,2% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Bisnis distribusi dan penjualan motor Honda masih menjadi kontributor utama pendapatan perseroan di semester pertama tahun ini yakni sebesar Rp51, triliun.

Bisnis pelumas sepeda motor menyumbang pendapatan mencapai Rp745 miliar dan sewa kendaraan sebesar Rp467 miliar. Sedangkan bisnis jasa keuangan berkontribusi sebesar Rp470 miliar. Sepanjang tahun ini, MPMX menargetkan pendapatan sebesar Rp13,7 triliun.

Presiden Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhuwinata, memprediksi penjualan motor pada Lebaran tahun ini atau pada Juli naik 7-8%. Level ini naik tipis dibandingkan penjualan bulan Juni 2013. \"Tidak begitu signifikan, Juni dan Juli rata, 7-8%,\" katanya.

Menurutnya, penjualan pada Lebaran tahun ini tidak meningkat signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya karena momen Lebaran yang bertepatan dengan kenaikan kelas. Jadi, masyarakat lebih memilih untuk mengalokasikan belanja mereka pada kebutuhan pendidikan atau yang lebih pokok. \"Problemnya, Lebaran tahun ini berdekatan dengan kenaikan kelas,\" katanya.

Gunadi mengatakan mayoritas masyarakat sudah melakukan pembelian sepeda motor pada semster pertama. Penjualan motor pada semester pertama mencapai 3,94 juta unit. Sampai akhir tahun, AISI memprediksi penjualan motor bisa menembus 7,1 juta unit. \"Kalau bisa 7,3 juta unit akan lebih bagus lagi, tapi ekspektasi kita 7,1 juta unit,\" katanya. AISI menilai pembelian motor pada semester kedua akan melesu dibandingkan semester pertama. Hal ini disebabkan beberapa faktor. Pertama, daya beli masyarakat yang minim. Kedua, kebijakan uang muka kredit motor yang juga berlaku pada fasilitas pembiayaan syariah. \"Ini masih memberatkan,\" katanya.

Selain itu, tingkat inflasi yang tinggi juga akan menahan penjualan motor pada semester kedua. \"Inflasi tinggi sehingga Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga. Ini kemudian berdampak pada cicilan motor yang akan naik 2%. Inflasi berpengaruh pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan masyarakat akan lebih memilih kebutuhan yang lebih penting,”paparnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Baru Dua Anggota Apindo Yang Siap IPO - Momentum Tepat Gelar IPO

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga mencapai rekor baru, dinilai menjadi momentum yang tepat untuk…

Multipolar Bukukan Penjualan Rp 12,80 Triliun

PT Multipolar Tbk (MLPL) meraih penjualan sebesar Rp12,80 triliun hingga periode 30 September 2017 turun tipis dibandingkan penjualan Rp12,89 triliun…

Pasar Modal di Bali Diyakini Tumbuh Positif - Dampak Penyederhaan Kebijakan

NERACA Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kinerja pasar modal dan industri keuangan nonbank di Bali dan Nusa Tenggara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

Pelanggan Diminta Registrasi Nomor Prabayar

Telkomsel mengimbau pelanggan untuk segera melakukan registrasi nomor prabayar yang divalidasi sesuai dengan data kependudukan yang berlaku. Batas akhir masa…

BEI Resmikan Galeri Investasi di Untan

Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan meresmikan galeri investasi BEI di Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan)…