Restrukturisasi, Laba Nusantara Infrastructure Tumbuh 25%

Rabu, 07/08/2013

NERACA

Jakarta- Dalam kurun waktu enam bulan, manajemen PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mengaku dapat meningkat laba bersih sebelum pajak (profit before tax) sebesar 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Meningkatnya laba bersih sebelum pajak yang meningkat sebesar 25%, dari Rp24,39 miliar per 30 Juni 2012 menjadi Rp30,41 miliar per 30 Juni 2013,” kata Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk, Deden Rochmawaty dalam keterangan persnya di Jakarta kemarin.

Tercatat, total aset perseroan berhasil tumbuh 22,6% atau mengalami peningkatan sebesar Rp455,8 miliar dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2012. Pencapaian ini, menurut dia, merupakan buah bertambahnya saldo kas dan setara kas perseroan dari hasil restrukturisasi perseroan dan anak perusahaan, PT Margautama Nusantara (MUN) sebesar Rp595 miliar.

Perseroan telah menerima sebagian dana sebesar Rp409,5 miliar dari MUN pada tanggal 16 April 2013. Sebelumnya, Robust Success Sdn Bhd (Robust) juga melakukan penyertaan modal sebesar 20% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh MUN sebesar Rp545,9 miliar.

“Meningkatkan total aset perseroan sebesar 22,6% hanya dalam kurun waktu enam bulan pertama di tahun 2013 bukanlah hal yang mudah. Kinerja positif ini merupakan hasil dari konsistensi Nusantara Infrastructure dalam mengembangkan infrastruktur nasional,” jelasnya.

Keempat ruas jalan tol yang dimiliki dan dikelola NI – tol Bintaro-Bumi Serpong Damai (BSD), Jakarta Outer Ringroad W1 (JLB) W1 Kebon Jeruk-Penjaringan, Ruas Tol Seksi Enam (JTSE) dan tol Bosowa Marga Nusantara (BMN)-Makassar – menunjukkan kinerja yang prima. Volume kendaraan tercatat pada akhir Juni 2013 (yoy) tumbuh sebesar 13% trafik kendaraan.