Pengusaha Pesimis Kinerja Perekonomian

Senin, 05/08/2013
NERACA Jakarta - Pengusaha Indonesia harus bersatu untuk memenangkan persaingan dalam pertumbuhan ekonomi ke depan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi ke depannya perekonomian Indonesia akan semakin sulit, karena tahun depan Indonesia akan memasuki tahun politik. Kondisi ini akan membahayakan kalangan pengusaha yang akan terkena banyak pengaruhnya. "Apa lagi tahun depan menghadapi tahun pemilu, begitu banyak pengaruh yang akan terjadi, mungkin pengaruh satu sama lain akan membuat kita susah berkomunikasi untuk membangun ekonomi ke depan," kata Sofjan, di Jakarta,kemarin. Sofjan menambahkan, saat ini hal tersebut sudah terlihat, dengan sulitnya bersatu antara pengusaha dengan buruhnya. Padahal jika perekonomian ingin maju maka kedua elemen tersebut harus menyatu, dan sebenarnya persaingan itu ada bukan pada posisi pengusaha dan pekerja, namun dengan pungusaha asing, "Kita semakin sulit bersatu, kita sudah terpecah-terpecah karena kepentingan sesaat, terutama pengusa dengan pekerja, susah bersatu padahal persaingan kita dengan asing. Paling gampang terprovokasi untuk kepentingan tidak baik," ungkapnya. Untuk menyatukan hal tersebut menurutnya harus ada komunikasi antara kedua belah pihak dan antar pengusaha. Selain itu pengusaha juga harus melakukan introspeksi."Sebaiknya melakukan introspeksi melihat apa yang lakukan ke belakang dan yang akan dilakukan ke depan. Tentu di dalam masa kita berkuasa ini saya percaya kita sebagai pimpinan pengusaha punya tanggungjawab, kita terhadap negara ini, pembanguan negara kita," pungkasnya.