Ciputra Surya Raup Laba Rp205 Miliar

Kinerja Semester Pertama

Kamis, 01/08/2013

NERACA

Jakarta- PT Ciputra Surya Tbk (CTRS) mencatatkan laba pada semester pertama 2013 sebesar Rp205,01 miliar naik 62,16% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp126,42 miliar. Pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp544,39 miliar dari perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp500,29 miliar. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (31/7).

Disebutkan, beban pokok perseroan turun menjadi Rp219,09 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp253,01 miliar. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp325,30 miliar, dan laba usaha naik dari Rp173,56 miliar menjadi Rp230,70 miliar. Laba sebelum pajak sebesar Rp239,37 miliar dan total aset perseroan di semester pertama 2013 mencapai Rp5,27 triliun.

Manajemen perseroan mengaku melakukan pengembangan proyek perumahan di Palu, Semarang, Medan dan Yogyakarta. Termasuk pengembangan bisnis properti di luar Jakarta. Perumahan yang tengah dibangun di antaranya CitraLand Palu seluas 16, 7 hektare (ha), CitraGrand di Semarang dengan luas area 54,6 ha, CitraLand Bagya City Medan seluas 63,4 ha dan CitraGrand Mutiara di bagian barat Yogyakarta dengan luas area pengembangan sebesar 16,7 ha.

Direktur PT Ciputra Surya Tbk Nanik Roliawati S pernah mengatakan, perseroan banyak menggarap proyek perumahan di daerah dan proyek perumahan landed house yang dikelola saat ini mulai dari Aceh hingga Kendari hingga Sulawesi Tenggara.

Dalam pengembangan usaha di tahun ini, bersama dengan anak usahanya, perseroan tercatat bakal meluncurkan 12 proyek baru. Dari kedua belas proyek tersebut, delapan proyek di antaranya merupakan proyek besutan Ciputra Development, dan empat proyek lainnya merupakan proyek milik Ciputra Property dan Ciputra Surya. Kedua belas proyek tersebut dirilis perseroan sejak awal tahun hingga akhir tahun mendatang.

Informasinya, proyek yang bakal dirilis pada kuartal ketiga ini yaitu Citra Lake Sawangan Depok seluas 13,1 hektar. Perumahan ini menyasar segmen menengah dan menengah atas. Disusul kemudian CitraGarden Pontianak seluas 3,4 hektar. Selain perumahan untuk kelas menengah atas, Ciputra akan membangun hotel sebagai fasilitas pelengkap. Kemudian, CitraMitra City Banjarbaru seluas 172 hektar. Proyek kerja sama operasi ini merupakan pengembangan yang mengintegrasikan perumahan, commercial center, hotel, perkantoran, apartemen dan fasilitas lainnya.

Sementara CitraCity Balikpapan akan menempati area seluas 9,3 hektar. Ciputra mengembangkan fitur-fitur berupa town house, food village, hotel, ruko, taman perkantoran, dua menara apartemen. Berikutnya CitraLand Cirebon. Di kota tier kedua Jawa Barat ini, Ciputra membangun residensial untuk kelas menengah dan menengah atas. Fasilitas yang melengkapinya adalah water park, ruang komersial, pasar dan sekolah. Seluruh pengembangan ini menempati lahan seluas 45 hektar. Sedangkan di Batam, mereka membangun CitraLand Megah seluas 19 hektar.

Untuk proyek di Surabaya Ciputra mengembangkan CitraLand Mutiara seluas 40 ha. Sementara di Bali, tepatnya Tanah Lot (Tabanan), perseroan merencanakan pembangunan di atas aset lahan seluas 80 hektar pada kuartal IV. Tahap I di area seluas 36 hektar Ciputra akan membangun dua hotel mewah bintang 6 dengan jaringan Rosewood dan Ritz Carlton. Keduanya akan dilengkapi private villa berstatus strata. (lia)