Penjualan Mandom Capai Rp989,2 Miliar

NERACA

Jakarta-PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penjualan sebesar Rp989,2 miliar pada semester pertama 2013, atau naik 3,7% dibandingkan semester pertama di tahun sebelumnya Rp953,7 miliar. Komposisinya, 70,4% disumbang dari penjualan domestik, sedang sisanya berasal dari ekspor.

Presiden Direktur PT Mandom Indonesia Tbk, Takeshi Hibi mengatakan, penjualan domestik berkontribusi sebesar 70,4% terhadap total penjualan dan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,6% dari Rp659,6 miliar pada semester pertama tahun lalu menjadi Rp696,4 miliar pada semester pertama tahun ini. Sementara itu penjualan ekspor turun sebesar 1% dikarenakan adanya pelemahan nilai tukar mata uang Yen Jepang.“Pertumbuhan penjualan terbesar pada semester pertama 2013 dicatatkan oleh kategori fragrance yang tumbuh sebesar 9,7%, dari Rp262 miliar di semester pertama tahun lalu menjadi Rp 287,5 miliar di semester pertama tahun ini. Kategori ini menyumbang sebesar 29,1% terhadap total penjualan bersih perseroan.” jelasnya di Jakarta, Selasa (30/7).

Beban pokok penjualan pada semester pertama ini, kata dia, naik dari Rp623,0 miliar menjadi Rp646,4 miliar. Kenaikan tersebut lebih dikarenakan oleh adanya kenaikan beban tenaga kerja langsung yang kenaikannya cukup signifikan yaitu mencapai 27,4%, dari Rp49,7 miliar menjadi Rp 63,3 miliar sehubungan dengan adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Laba kotor perseroan tumbuh 3,7% dari Rp330,6 miliar menjadi Rp 342,7 miliar. Laba usaha tumbuh 4,0% dari Rp99,2 miliar pada semester pertama 2012 menjadi Rp103,2 miliar. Laba bersih tumbuh 2,6% dari Rp 76,1 miliar pada semester pertama 2012 menjadi Rp 78,1 miliar.

Di tahun 2013 ini, Mandom Indonesia berencana untuk membangun gedung kantor dan pabrik di kota industri MM2100. Targetnya, pada tahun ini Mandom Indonesia dapat mencatatkan pertumbuhan penjualan dua digit dibanding pencapaian penjualan tahun 2012 sebesar Rp 1,85 triliun. “Pembangunan telah dimulai pada bulan Juni 2013 dan direncanakan akan selesai pada bulan Desember 2014.” ujarnya. (lia)

Related posts