Bank Victoria Catatkan Laba Tumbuh 64,1%

PT Bank Victoria International Tbk (VICO) mencatatkan laba tahun berjalan bersih sebesar Rp 140 miliar sepanjang semester pertama 2013, atau meningkat 64,1 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp85 miliar. Peningkatan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan bunga bersih perseroan yang meningkat 52,7 % dibandingkan periode Juni 2012.

Direktur Utama Bank Victoria Eko R. Gindo mengatakan, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan NIM dari 2,65% pada Juni 2012 menjadi 3,50% di Juni 2013,“Pertumbuhan kinerja Perseroan tersebut ditopang oleh meningkatnya fungsi intermediaries Bank Victoria yang pada Juni 2013 mencatakan LDR sebesar 74,8% dan rasio efisiensi (BOPO) yang terjaga pada level 76,9%.” jelasnya di Jakarta, Kamis (25/7)

Di samping itu, sambung dia, perbaikan NPL dan pertumbuhan kredit Bank Victoria pada semester ini menunjukkan sinyal yang positif. Pihaknya mencatat, dari sisi pertumbuhan kredit dan pembiayaan syariah, per 30 Juni 2013 Bank Victoria membukukan pertumbuhan 53,4% secara year on year menjadi Rp 10,1 triliun.

Pertumbuhan tersebut diimbangi dengan meningkatnya dana pihak ketiga yang bertumbuh 33,8% menjadi Rp 13,3 triliun untuk periode yang sama. Total aset Bank Victoria per 30 Juni 2013 tercatat sebesar Rp 16,8 triliun dengan Ekuitas sebesar Rp 1,4 Triliun. “Ke depannya, Bank Victoria akan senantiasa menjaga target pertumbuhan kinerja keuangan yang sustainable dan konservatif” imbuhnya.

Saat ini, Bank Victoria memiliki 99 kantor jaringan usaha yang terpusat di area Jabodetabek. Adapun struktur kepemilikan saham perseroan per 30 Juni 2013, sebesar 34,85% dimiliki PT Victoria Investama, 13,35% milik Suzanna Tanojo, 8,85% Atrium Asia Investment Management Pte. Ltd., PT 6,34% Suryayudha Investindo Cipta, 3,33% milik PT Nata Patindo dan 33,28% milik publik. (lia)

Related posts