Berwisata dan Beburu Kuliner di Jalur Mudik

Sabtu, 03/08/2013

Tanpa disadari, saat mudik sebenarnya para pemudik melewati banyak tempat wisata yang sangat menarik untuk disinggahi. Karenanya pemudik pun bisa berwisata sambil beristirahat, jadi mereka bisa melanjutkan perjalanan mudik dengan lebih segar dan menyenangkan.

NERACA

Pulang kampung memang telah menjadi tradisi yang tidak bisa ditinggalkan, khususnya saat Lebaran tiba. Karena saat Lebaran atau Idul Fitri, adalah waktu yang tepat berkumpul bersama keluarga, karena itu pulang ke kampung halaman sangat ingin dilakukan semua orang di perantauan.

Tetapi, selain menyenangkan, ajang mudik pun bisa jadi sangat memperihatin, karena kendaraan umum yang bias digunakan untuk mudik menjadi barang yang sangat susah untuk dicari. Pemudik harus memesan kendaraan (tiket) dari jauh-jauh hari, tak hanya itu para pemudik pun harus rela bermacet-macetan bersama pemudik yang lainnya.

Maklum saja, hal yang terjadi setiap tahun ini akibat lonjakan jumlah pemudik, khususnya yang memadati jalan-jalan disepanjang jalan jalur Pantai Utara maupun Pantai Selatan. Meski demikian banyang-bayangan indah untuk berkumpul bersama keluarga dikampung halaman menjadi salah satu yang mampu menguatkan para pemudik untuk terus bersemangat menuju kampung halaman.

Meski demikian. mudik sebetulnya bisa sangat menyenangkan, khususnya mereka yang menggunakan kendaraan pribadi. Mudik dengan kendaraan pribadi, memang melelahkan dan berbiaya cukup tinggi, tetapi bila jeli, mudik dengan kendaraan pribadi justru akan lebih santai dan menyenangkan. Karena pemudik juga dapat berwisata di jalaur mudik.

Karena tanpa kita sadari, saat mudik sebenarnya kita melewati banyak tempat wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi atau disinggahi. Selain itu, dengan singgah ketempat-tempat wisata, kita pun bisa berwisata sambil beristirahat, jadi setelah itu kita bisa melanjutkan perjalanan mudik dengan lebih segar dan menyenangkan.

Jalur Pantai Utara yang biasa di sebut Pantura memang menjadi jalur wajib bagi pemudik, selain Pantura, Pantai Selatan juga menjadi salah satu jalan wajib bagi pemudik kebanyakan, khususnya yang berasal dari Jakarta. Di jalur Selatan, beberapa tempat wisata rasanya layak disinggahi untuk menambah nilai perjalanan. Di sana ada Kawah Papandayan, Garut yang bisa menjadi tempat pertama yang asik untuk dikinjungi.

Jaraknya hanya sekitar 24 km dari kota Garut. Merupakan salah satu tujuan wisata paling populer di Garut. Hamparan kawahnya, sebenarnya merupakan keindahan yang tidak disengaja. Terbentuk dari letusan Gunung Papandayan pada tahun 1772, ini justru menjadi pemandangan yang paling menarik. Anda dapat puas menikmati 14 kawah dalam satu lokasi.

Dari jalur Pantura ada Pantai Indrayanti, Yogyakarta bisa menjadi tempat destinasi berikutnya. Sedikit ke arah Selatan dari Jogjakarta, tepatnya di daerah Tepus, Wonosari. Kawasan Wonosari sendiri memang dikelilingi perairan lepas. Pantai Sundak, pantai Ngobaran, Nguyahan, Baron, Ngandong, Siung, dan masih banyak deretan pantai lainnya.

Indrayanti sendiri terletak di sebelah Timur pantai Sundak. Beberapa alternatif wisata jalur Selatan lainnya seperti di Purwokerto Wisata Baturraden, Permandian air panas Pancutan Telu, Telaga Sunyi. Untuk di Sragen sendiri ada Situs wisata Sangiran, Menara Pandang Sangiran.

Tidak hanya menikmati indahnya alam saja, kita juga bisa memburu beberapa kuliner khas daerah setempat yang kita kunjungi. Bagi mereka yang sangat hobi berwisata kuliner pastilah sudah membuat daftar tempat-tempat yang wajib dikunjungi.

Seperti saat berada di Pekalongan, di sana pengunjung bisa menikmati indahnya aneka ragam Batik, ini merupakan surga para pemburu batik. Tempat yang dapat dikunjungi adalah, kampung batik Pesidon, Kauman, Binagriya, Buaran, dan Degayu. Tak jauh dari sana, kita bisa mampir lagi ke pantai Pasir Kencana. Ini adalah identitas Pekalongan sebagai kota di lajur jalur Utara. Menunggu sunset merupakan rujukan. Jangan lupa pula mencicipi kuliner sego megono yang didagangkan lokasi ini.

Lalu ada Masjid Agung, Semarang. Ini bisa menjadi lokasi berwisata selanjutnya, jangan lewatkan untuk mencicipi Tahu gimbal dan Lumpia khas Semarang. Selanjutnya ada Gunung Bromo, kita juga dapat melihat takjubnya pemandangan Gunung Batok dan Gunung Semeru dari sini. Nasi Kupang, Rawon komo dan Roti Sisir siap menemani saat lapar.

Alternatif wisata jalur Pantura lainya ialah Pantai Alam Indah dan Permandian air panas dan kebun teh Guci di Tegal dengan kuliner Soto Tegal, Kupat Glabhed dan Sate batibul. Masjid Menara Kudus dan Museum Kretek akan menyambut selanjutnya denga Kuliner Garang asem, Sate kerbau dan Jenang Kudus. Masuk ke Rembang ada Pantai Caruban, Petilasan Sunan Bonang, Jelajah situs sejarah Kerajaan Majapahit dan Lontong Tuyuhan kuliner khas Rembang.

Untuk yang melewati Banyuwangi, ada Alas Purwo National Park, Pantai Plengkung, Grajagan land, tidak lupa Rujak soto dan Bakpia "Glenmore" untuk dicicipi. Mudik memang melelahkan, namun bila kita jeli untuk memanfaatkannya, mudik bisa menjadi waktu yang sangat menyenangkan, terutama saat berwisata dan beburu kuliner di jalur mudik, akhirnya selamat mudik, jaga stamina dan tetap berhati-hati.