Hadirkan Aplikasi Android, Zalora Cetak Rekor MURI

Berbelanja online kini memang telah menjadi trend, selain sangat mudah, jalanan perkotaan yang sangat macet pun tak perlu lagi dilalui. Hanya cukup menyalakan smartphone kita dan membuka aplikasi khusus yang kita tuju, semua daftar belanjaan dengan sekejap telah terbeli semua.

Mengikuti kesuksesan peluncuran aplikasi iPhone tiga bulan lalu, yang dalam 24 jam mampu menjadi aplikasi gaya hidup nomor 1 di iTunes Store. Zalora Android App ini memungkinkan pelanggan untuk menerima push notification untuk setiap barang baru dan promo khusus sehingga mereka akan selalu memperoleh informasi fashion terkini. Melalui aplikasi ini pelanggan juga dapat dengan mudah mengakses informasi produk secara keseluruhan termasuk gambar, peringkat dan ulasan produk.

Lebih jauh lagi, kemampuan built-in dari OS Android menjadikan tampilan animasi Zalora Android App lebih menarik, salah satunya ketika pelanggan akan menambahkan dan menyimpan belanjaan ke dalam shopping cart. Beragam pilihan metode pembayaran pun semakin memudahkan aktivitas belanja online pelanggan yang mendownload aplikasi ini.

“Perkembangan kami dalam mobile commerce diawal tahun ini telah terbukti menjadi langkah yang tepat bagi ZALORA. Sekarang hampir 25% dari visit website kami berasal dari mobile dan akan makin berkembang pesat dengan adanya aplikasi Android ini,” UngkapHadiWenas, Managing Director dan Co-Founcer Zalora Indonesia.

“Selanjutnya, untuk pengembangan sistem mobile, Zalora jugaakan me-redesign mobile site mereka pada Agustus mendatang. Redesign ini bertujuan untuk menampilkan visual yang lebih menarik dengan gaya yang difokuskan untuk optimisasi marketing dan customer relationship management (CRM)”, tegas Hadi Wenas.

Di saat yang bersamaan, Zalora juga memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Situs Perdagangan Fesyen Terbesar di Indonesia. Bukan hal yang mengejutkan bila rekor ini berhasil dipecahkan oleh Zalora. Karena, selain dikarenakan perkembangan yang luar biasa pesat dalam kurun waktu setahun, pasalnya, Zalora senantiasa menghadirkan pelayanan terbaik untuk pelanggannya, jangkauan pengiriman terluas serta ketersediaan beragam merek produk fesyen terlengkap untuk berbagai kalangan.

Pertumbuhan penjualan e-commerce di Indonesia sedang menanjak dan diprediksikan akan tumbuh sebesar 71% tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Melihat bertambahnya jumlah orang Indonesia yang berbelanja secara online, Visa memberikan pilihan kepada konsumen dengan beragam tawaran dan manfaat berbelanja online.

Keunggulan layanan yang ditawarkan oleh Zalora adalah mekanisme bayar di tempat saat barang datang (COD) di 57 kota seluruh Indonesia dan glkaransi 7 hari uang kembali. Terdapat lebih dari 600 brands dari lokal maupun internasional, lebih dari 32.000 product dari berbagai kategori sepatu, tas, pakaian, aksesoris, beauty product, busana muslim untuk pria, wanita dan anak-anak.

BERITA TERKAIT

Dishub Lebak Optimalkan Pelayanan Aplikasi Asik

Dishub Lebak Optimalkan Pelayanan Aplikasi Asik NERACA Lebak - Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Banten, mengoptimalkan pelayanan aplikasi asik secara online…

Tingkatkan Inklusi Keungan - Aplikasi Pluto Bantu Atasi Kredit Macet

NERACA Jakarta - Tingkat inklusi keuangan di Indonesia masih rendah dan berdasarkan survei terakhir Bank Dunia pada 2014 menunjukkan, inklusi…

Wakil Ketua MPR RI - Pemilu Ajang Kompetisi Hadirkan Indonesia Lebih Baik

Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI Pemilu Ajang Kompetisi Hadirkan Indonesia Lebih Baik Surabaya - Wakil Ketua MPR RI…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…