WIKA Bangun Pabrik Beton di Myanmar

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tampaknya seddang gencar melakukan ekspansi pembangunan ke negara lain. Setelah sebelumnya ekspansi ke Aljazair dengan bekerja sama dengan Kajima, perusahaan besar asal Jepang, kali ini WIKA akan membangun pabrik beton precast di Myanmar.

Menurut Direktur WIKA Ganda Kusuma menyatakan bahwa perseroan telah menyiapkan dana Rp 150 miliar untuk pembangunan pabrik tersebut yang nantinya akan memiliki kapasitas 27 ribu ton per tahunnya, “Pembangunan pabrik beton dengan kapasitas 27 ribu ton pertahun nantinya untuk menjadi penyedia kebutuhan di Myanmar. Selain itu, pembangunan pabrik beton ini akan menghabiskan waktu satu sampai satu tahun setengah,”katanya di Jakarta, (18/7).

Selain itu dia juga menyatakan bahwa Myanmar memiliki potensi proyek banyak dan salah satunya di sektor infrastruktur. Hal ini terlihat dari kapasitas pabrik yang akan dibangun, menurut dia proyek dan potensi di sana cukup besar terutama infrastruktur.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama tersebut dilakukan dengan perusahaan Myanmar, United Mercury Group di Jakarta di depan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri Konstruksi Myanmar HE U Kyaw Lwin. (nurul)

BERITA TERKAIT

Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun - Strategi Hilirisasi

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…

Pertamina-Rosneft Akan Bangun Kilang Minyak di Tuban

NERACA Jakarta – PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan energi Rusia, Rosneft Oil Company akan membangun sekaligus mengoperasikan kilang minyak yang…

Bangun 5 Tower, Arandra Residence Sukses Jual 1 Tower

    NERACA   Jakarta – Gama Land sukses menjual tower 1 dari 5 tower Arandra Residence yang direncanakan. Senior…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…