Investor Pasar Modal di Yogyakarta Tumbuh

Meskipun pertumbuhan indeks di Bursa Efek Indonesia(BEI) tengah mengalami fluktuasi yang cukup tinggi, namun tidak menyurutkan masyarakat Yogyakarta untuk berinvestasi di pasar modal. Pasalnya, data dari Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Yogyakarta menyebutkan, pertumbuhan investor pasar modal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terus mengalami kenaikan.

Kata Kepala PIPM Yogyakarta, Irfan Noor Riza, jumlah investor sampai dengan Juni tahun ini mencapai 5.544 investor, naik dibanding bulan sebelumnya 5.456 investor,

“Tahun lalu investor kita baru 3,967 orang dengan transaksi Rp140,09 miliar,”ujarnya di Yogyakarta kemarin.

Namun, nilai transaksi justru turun dari Rp185,460 miliar menjadi Rp 154,196 miliar. Sedangkan bulan Juni lalu, PIPM mencatat ada 112 investor baru dan nilai transaksi justru turun.

Disebutkan, rata-rata peningkatan setiap bulan sekitar 100 orang investor. Ini menunjukkan pendidikan masyarakat DIY terhadap pasar modal terus teredukasi. Hal tersebut tidak lepas dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang investasi saham.“Bahkan ibu rumah tangga sekarang paham pemainan saham,” jelasnya.

Menurutnya, fluktuasinya transaksi dan investor di pasar modal merupakan hal yang normal. Kondisi tersebut juga dipengaruhi iklim perekonomian, baik nasional maupun global. Selama puasa dan menjelang Lebaran, banyak investor yang mengalihkan dananya untuk keperluan puasa dan Lebaran. (bani)

Related posts