Panin Sekuritas Bagi Dividen Tunai Rp82,8 Miliar

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Panin Sekuritas Tbk menyampaikan akan membagikan dividen tunai perseroan sebesar Rp82,8 miliar untuk periode awal pada 14 Agustus 2013 hingga 29 Agustus 2013. Pembagian dividen tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk 720 juta saham yang telah dikeluarkan perseroan atau sebesar Rp115 per lembar saham.

Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (15/7). Disebutkan, rincian jadwal pembagian dividen tunai tersebut, yaitu pada 14 Agustus 2013 cum dividen pada pasar reguler dan pasar negosiasi, 15 Agustus 2013 ex dividen pada pasar reguler dan pasar negosiasi, 19 Agustus 2013 cum dividen pada pasar tunai, dan 20 Agustus 2013 ex dividen pada pasar tunai. Perseroan mencatat akan melaksanaan pembayaran dividen pada 29 Agustus 2013.

Tercatat, PT Panin Sekuritas Tbk mengalami kenaikan laba sebesar 14,18% pada 2012. Perseroan meraih laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp230,88 miliar atau naik 14,895 pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp201,09 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik 21,53% menjadi Rp430,33 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp354,01 miliar.

President Director PT Panin Sekuritas Tbk, Handrata Sadeli pernah mengatakan, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari kegiatan Manajer Investasi sekitar 50% dari pendapatan, equity brokerage beserta kegiatan pendukungnya (pembiayaan transaksi nasabah/margin trading) sekitar 30%, dan portofolio investasi sekitar 15%.

Untuk meningkatkan kinerja perseroan, menurut dia, Panin Sekuritas akan tetap fokus pada pengembangan kegiatan brokerage dan manajer investasi, di mana perusahaan memiliki keahlian dan resources di kedua bidang tersebut. Selain itu, perseroan juga akan mengembangkan jaringan pemasaran, produk dan layanan sudah dimulai pada tahun ini (online trading, kantor cabang, penerbitan reksa dana baru), sehingga tahun depan Panin sekuritas dapat lebih gencar memasarkan produk-produk tersebut.

Jaringan pemasaran yang dikembangkan, sambung dia, yaitu melalui penambahan kantor cabang, di mana saat ini perseroan memiliki 22 kantor cabang di 13 kota Indonesia. Perseroan juga akan meningkatkan kerja sama dengan pihak ketiga/perbankan dalam memperluas jaringan distribusi. Melalui pengembangan usaha tersebut, kami menargetkan adanya kenaikan laba sebesar 20% dibandingkan tahun ini. (lia)

BERITA TERKAIT

Menanti Skema Bijak bagi Pajak E-Commerce

Oleh: Pril Huseno Pemerintah berencana akan menerapkan pengenaan pajak 0,5 persen bagi bisnis e-commerce efektif 01 April 2019 mendatang. Potensi…

KMTR Bidik Rp 583 Miliar dari Rights Issue

Perkuat modal dalam pengembangan bisnisnya, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) berencana melakukan penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih…

Gelar Private Placement - J Resource Asia Bidik Dana Rp 534,49 Miliar

NERACA Jakarta – Danai eksplorasi untuk menggenjot produksi tambang emas lebih besar lagi, PT J Resource Asia Pasifik Tbk (PSAB)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…