Saham BORN Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan efek PT Borneo Lumbung energi dan Metal Tbk (BORN) di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi pertama perdagangan efek hari ini. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (11/7).

Disebbutkan, pembukaan sanksi suspend tersebut merujuk kepada pengumuman bursa sebelumnya serta penyampaian laporan keuangan auditan per 31 Desember 2012 yang disampaikan manajemen BORN.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen, mengatakan kebijakan pemberian suspend diberikan kepada BORN agar terselenggaranya perdagangan efek yang sehat dan transparan. Pasalnya, saat itu BORN brsama tiga emiten lainnya belum menyampaikan laporan keuangan auditan 2012.

Menurut Hoesen, suspend bertujuan untuk mencegah agar masyarakat tidak memperdagangkan saham tanpa mengetahui fundamentalnya, khususnya pelaporan keuangan emiten yang bersangkutan.“Oleh karena itu, kami terus berikan teguran tertulis ataupun denda. Jika dalam dua tahun tidak ada perubahan, sahamnya akan kami hapuskan pencatatannya di bursa (delisting),” jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Merpati Ikuti Tahapan Jika Ingin Terbang Kembali

Merpati Ikuti Tahapan Jika Ingin Terbang Kembali NERACA Jakarta - PT Merpati Nusantara Airlines harus mengikuti sejumlah tahapan apabila ingin…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

HRUM Targetkan Penjualan 4,8 Juta Ton

Hingga akhir tahun 2018, PT Harum Energy Tbk. (HRUM) menargetkan volume produksi dan penjualan batu bara mencapai 4,8 juta ton.…

BNBR Private Placement Rp 9,38 Triliun

Lunasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana mengonversi utang dengan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih…

Danai Pelunasan Utang - Chandra Asri Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun, emisi penerbitan obligasi masih ramai dan salah satunya PT Chandra Asri Petrochemical Tbl (TPIA)…