Laba Sumi Indo Kabel Turun 84%

Dalam RUPS PT Sumi Indo Kabel Tbk, yang berlangsung di Jakarta, Selasa (28/6), terungkap laba bersih perseroan pada akhir 2010 mencapai Rp 4,6 miliar, atau turun 84% dibandingkan perolehan laba bersih tahun 2009 Rp 28,7 miliar.

Walau demikian, penjualan bersih pada 2010 mengalami peningkatan 42% menjadi Rp 1.226 miliar dari semula Rp 832 miliar (2009). “Namun peningkatan penjualan tersebut tidak serta merta membawa keuntungan, karena pada waktu yang bersamaan terjadi gejolak harga bahan baku yang fluktuatif,” ujar Direktur PT Sumi Indo Kabel Tbk, Sulim Herman, dalam siaran persnya yang diterima Neraca, kemarin.

Sulim mengakui gejolak harga bahan baku terjadi pada Januaru hingga Maret 2011 yang membuat perseroan rugi Rp 5 miliar. Sedangkan penjualan produk kini sudah mulai meningkat kembali. RUPS juga memutuskan pembagian dividen Rp 10 per saham.

Pada kesempatan itu rapat menyetujui pergantian presdir perusahaan yang semula dijabat oleh Shigefumi Ushitani digantikan oleh Takahisa Miura, dan persetujuan mengubah tahun buku yang berawal 1 April 2011 dan berakhir 31 Maret 2012. fba

BERITA TERKAIT

Dampak Serbuan Impor China - Penjualan Asia Pacific Fibers Turun 3,99%

NERACA Jakarta - Serbuan impor bahan baku dari China memberikan sentimen negatif terhadap penjualan PT Asia Pacific Fibers Tbk. (POLY).…

BPS: Ekspor Indonesia April 2019 Turun 10,80%

NERACA Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada April 2019 mencapai US$12,6 miliar, turun 10,80% jika dibandingkan…

Biaya Operasional Membengkak - Laba Nusantara Pelabuhan Handal Anjlok 89%

NERACA Jakarta – Perolehan laba PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) pada kuartal I tahun ini terkoreksi tajam. Di mana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Passpod Melesat Tajam 319,63%

Kuartal pertama 2019, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) atau Passpod berhasil mencetak pertumbuhan laba melesat tajam 319,63% menjadi Rp…

Dulu Rugi, Kini BIPI Untung US$ 8,61 Juta

NERACA Jakarta - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) berhasil mengantongi pendapatan US$16,04 juta di kuartal pertama 2019. Realisasi ini…

PTPP Realisaikan Kontrak Baru Rp 10,75 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan April 2019, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp10,75 triliun. “Sampai dengan…