BEI Suspensi Saham Indo Bara Resources

Guna mempertimbangkan kelangsungan soal usaha PT Indo Seti Bara Resources Tbk (CPDW), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) harus melakukan penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) saham perseroan pada perdagangan saham Senin awal pekan kemarin.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (8/7). Kata

Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil, I Gede Nyoman Yetna dan Kepala Divisi Perdagangan Saham Andre Toelle, suspensi itu dilakukan di seluruh pasar terhitung sejak sesi pertama perdagangan saham kemarin hingga pengumuman lebih lanjut.

Asal tahu, suspensi ini dilakukan menunjuk pada penyampaian laporan keuangan per 31 Maret 2013 perseroan. Sebelumnya saham CPDW ini sudah disuspen di pasar reguler dan pasar tunai. Namun dengan keputusan BEI saat ini saham tersebut disuspen di semua pasar (pasar reguler, tunai dan pasar negoisasi).

Perusahaan ini sebelumnya bernama PT Cipendawa Tbk yang bergerak di bidang peternakan dan makanan ternak, namun sekarang beralih ke bidang pertambangan batubara dengan mengganti namanya menjadi PT Indo Setu Bara Resources Tbk. Komposisi kepemilikan saham perseroan berdasarkan data BEI menunjukkan 83,83% saham dikuasai PT Artha Securities Indonesia dan sisanya 17,17% dikuasai masyarakat. (bani)

BERITA TERKAIT

Tirta Mahakam Resources Rugi Rp 55,82 Miliar

Di kuartal tiga 2018, PT Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT) membukukan rapot merah. Dimana perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan tercatat…

BEI Godok Syarat IPO di Papan Akselerasi - Minat IDX Incubator Tinggi

NERACA Jakarta – Komitmen penuh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan rintisan atau starup dan pelaku usaha kecil dan…

Rights Issue, NIPS Lepas 4,088 Miliar Saham

Emiten produsen aki kendaraan, PT Nipress Tbk (NIPS) bakal mengelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada tanggal 14…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…