Go Regional, Mansek Terbitkan Obligasi Ringgit - Gandeng RHB Invesment Bank

NERACA

Jakarta – Dalam rangka ekspansi pasar, PT Mandiri Sekuritas tidak hanya menerbitkan obligasi dolar atau global bond. Pasalnya, kedepan Mandiri Sekuritas berencana menerbitkan obligasi dalam ringgit Malaysia (MYR Bonds). Maka untuk memuluskan penjualan obligasi ringgit Malaysia, perseroan menggandeng RHB Investment Bank Berhad (RHBIB) untuk mendukung rencana tersebut.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, ekspansi bisnis dengan penerbitan obligasi ringgit Malaysia adalah wujud komitmen perseroan untuk go regional,”Kami akan terus memperkuat jaringan layanan kami agar dapat terus melakukan penetrasi pasar dengan menjangkau lebih banyak nasabah, baik di dalam maupun luar negeri,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (4/7).

Lebih lanjut, Mandiri Sekuritas menjalin kesepakatan kerjasama dengan RHBIB untuk menerbitkan dan mendistribusikan MYR Bonds sejumlah nasabah korporat Mandiri Sekuritas di Indonesia kepada para investor di Malaysia. Selain itu, Mandiri Sekuritas dan RHBIB juga akan menyediakan konsultansi finansial kepada mereka.

Abiprayadi menambahkan, kerjasama ini juga merupakan salah satu strategi Mandiri Sekuritas untuk dapat mempertahankan posisi penjaminan emisi saham dan obligasi terbesar di Indonesia, dengan target penjaminan emisi 10 IPO dan 20 obligasi senilai total Rp11-12 triliun.

Selain itu, kerjasama tersebut juga membuka peluang pendanaan syariah bersama Association of Islamic Banking Institutions Malaysia (AIBIM). Rangkaian kerjasama ini semakin menegaskan kepercayaan dunia keuangan internasional terhadap kepemimpinan Mandiri Sekuritas di Indonesia.

Mandiri Sekuritas juga membuka peluang pendanaan syariah dari AIBIM untuk nasabah korporat Mandiri Sekuritas di Indonesia. AIBIM menaungi 23 bank anggota yang terdiri dari 11 bank domestik, 2 institusi finansial, serta 10 bank asing yang beroperasi di Malaysia. Saat ini, perbankan syariah di Malaysia menguasai 25% dari keseluruhan sektor perbankan di negara tersebut.

Asal tahu saja, PT Mandiri Sekuritas menargetkan dapat menduduki peringkat tiga sebagai perantara perdagangan efek di pasar modal. Karena itu, perseroan tahun ini menargetkan sebanyak 40 ribu nasabah ritel dan institusi. Saat ini, jumlah nasabah Mandiri Sekuritas tercatat 17ribu nasabah yang terdiri atas nasabah ritel dan institusi.

Selain itu, Mandiri Sekuritas juga optimistis dapat mencapai target yang ditetapkan perusahaan untuk menangani penjaminan emisi sebanyak 10 pencatatan saham umum perdana (Initial Public Offering/IPO) dan 20 surat utang atau obligasi dengan total nilai penjaminan emisi mencapai Rp12 triliun. (bani)

Related posts