Perkenalkan Batik Sebagai Warisan Budaya - Gelar Batik Nusantara 2013

Batik, merupakan salah satu produk budaya Indonesia yang unik dan harus dilestarikan. Salah satu bentuk upaya pelestarian tersebut terwujud dalam kegiatan bertajukGelar Batik Nusantara 2013yang akan berlangsung pada17-21 Juli 2013diJakarta Convention Center.

Gelar Batik Nusantara tahun ini akan dirancang dengan menampilkan beberapa dimensi, yaitu: dimensi batik, dimensi seni dan kerajinan, dimensi batik dalam tata saji, dan dimensi batik dalam teknik dan teknologi.

Berbagai kegiatan menarik digelar dalam acara ini mulai dari pameran batik, Batik dalam Tata Saji, Apresiasi Penghargaan kepada para pembatik, Pagelaran Musik, Peragaan Busana, Demo dan Lokakarya Batik, Lomba Tata Saji Batik, Lomba Fotografi bertemakan Batik, Seminar dan Talkshow dihadirkan oleh panitia guna menyemarakkan pagelaran ini.

GBN 2013 juga akan menjadi ajang promosi bagi produsen batik, praktisi, pengrajin dan industri melalui pameran berskala internasional. Oleh karena itu, pihak penyelenggara GBN 2013 akan mengundang pakar fashion, pemasaran, praktisi, akademisi, dan penggemar batik dari seluruh dunia untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan dalam pagelaran ini.

Batik merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia. Batik Indonesia terkenal di seluruh dunia karena memiliki pola rumit yang indah, desain halus, dan warna yang khas. Sebagai kain khas Indonesia, batik sudah diakui sebagai warisan budaya dunia.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya \\\"Batik Cap\\\" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini.

Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak \\\"Mega Mendung\\\", dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (Jawa) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.

Selain itu, batik Indonesia, sebagai keseluruhanteknik,teknologi, serta pengembanganmotifdan budaya yang terkait, olehUNESCOtelah ditetapkan sebagaiWarisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi(Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober,2009 silam.

Batik Indonesia dinilai sarat teknik serta telah menjadi simbol dan budaya yang berakar dalam kehidupan masyarakatnya. Batik lebih dari sekedar kain, setiap desain memiliki arti simbolik dan memainkan peranan penting dalam ritual sosial dan budaya.

Related posts