'Arogansi' ATPM Terhadap Mobil Nasional

‘Arogansi’ ATPM Terhadap Mobil Nasional

Alkisah, Ketua Panitia Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 Johny Darmawan Danusasmita yang juga presiden direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) dengan bercanda mengingatkan agar hati-hati kalau mau mencoba atau test drive terhadap mobil nasional (mobnas). \"Tapi hati-hati, buat yang suka kebut-kebutan tidak boleh test drive mobnas, nanti rodanya copot,\" kata Johny saat menggelar konferensi pers IIMS 2011, pada 22 Juni, dua tahun lalu.

Namun, candaan Johny yang juga salah seorang ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah menyinggung perasaan para produsen mobil nasional yang tergabung dalam Asosiasi Industri Automotive Nusantara (Asia Nusa). Alhasil, Ibnu Susilo dan Moh Irfan, masing-masing ketua umum dan sekjen Asia Nusa pun menandatangani surat membatalkan keikutsertaan mereka dalam IIMS 2011.

“Walaupun bernada canda, menurut hemat kami hal tersebut kurang pantas dinyatakan oleh yang terhormat Bp. Johnny Darmawan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Penyelenggara Pameran IIMS 2011, apalagi canda tersebut dilontarkan dalam Acara “Press Conference ke 2’ pada tanggal 22 Juni 2011. Pameran IIMS adalah Pameran yang bergengsi dan bertaraf Internasional yang tuan rumahnya adalah Negara Indonesia, dan menurut kami Bp. Johnny Darmawan, sebagai putra bangsa sepatutnya haruslah mendukung produk bangsanya sendiri, bukan nya malah mencemooh dengan candaan didepan para wartawan, yang berkesan merendahkan produk mobil nasional,” tulis keduanya dalam surat yang ditujukan ke Dyandra Promosindo selaku pelaksana IIMS.

Dan, pada IIMS 2012 pun Asia Nusa tak hadir, walaupun sudah diundang. Tawon, Gea, Komodo, Green car-nya Dasep Ahmadi, maupun Esemka, tak tampil gagah di sana. Hanya mobil ‘Formula’ made by UGM saja yang dipajang, tapi ditempatkan jauh di hall belakang di both komponen dan asesoris. Akankah mobnas kembali tampil di kandang sendiri bersama mobil-mobil mewah bawaan ATPM asing pada IIMS 2013? (saksono)

BERITA TERKAIT

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

Ekonomi Digital Wujudkan Kemandirian Perekonomian Nasional

Oleh: Muhammad Razi Rahman Tahukah Anda istilah "Third Wave Economy" (Ekonomi Gelombang Ketiga)? Menurut futurolog AS, Alvin Toffler, dalam "Third…

Indonesia Belum Miliki Cadangan BBM Nasional

      NERACA   Jakarta - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan harus adanya pengadaan…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Duh, Biro Umroh (Lagi)

Biro Jasa travel umroh kembali tercoreng, setelah kasus kemarin First Travel tidak bisa memberangkatkan kurang kebih 50.000 hingga 60.000 korban.…

Penyelenggara Umroh/Haji Perlu Didaftar Ulang

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Perhimpunan Asosiasi Travel Umrah dan Haji Khusus (PATUH) ikut serta mengawasi biro perjalanan yang…

Wapadai Penipuan Jamaah “Berskema Ponzi”

Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan & Kelembagaan DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Bungsu Sumawijaya menyatakan, kasus…