Minna Padi Bagikan Saham Bonus Rp 72,5 Miliar

NERACA

Jakarta – Berkah mencatatkan pertumbuhan laba dan pendapatan yang positif, PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) berencana membagi saham bonus sebanyak-banyaknya 725 juta lembar saham atau senilai Rp72,5 miliar.

Direktur Utama PADI, Djoko Joelijanto mengatakan, saham bonus tersebut akan diambil dari agio saham Perseroan dengan perbandingan 2 saham lama akan mendapatkan 1 saham baru,”Rencana pembagian saham bonus sudah disetujui oleh pemegang saham perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST),”katanya di Jakarta, Kamis (20/6).

Kuartal pertama tahun ini, perseroan berhasil membukukan kinerja yang cukup baik meski sedikit menurun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Disebutkan, pendapatan usaha perseroan menurun tipis 2,36% dibanding dengan periode yang sama pada tahun lalu. Penurunan itu berpengaruh terhadap laba usaha dan laba bersih yang masing-masing turun 8,70% dan 6,43% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. \"Penurunan itu disebabkan oleh keuntungan perdagangan efek dalam portofolio Perseroan yang peningkatannya tidak sebesar kuartal pertama tahun sebelumnya,”ujar Djoko.

Sedangkan untuk aset, perseroan tercatat juga meningkat signifikan sebesar 68,65% menjadi Rp413,91 miliar. Kenaikkan aset tersebut disebabkan oleh meningkatnya jumlah ekuitas sebesar 54,15% menjadi Rp258,04 miliar dan kenaikan utang menjadi Rp55,87 miliar dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar Rp13,51 miliar.

Selain itu, tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp67,5 miliar. Dimana dana tersebut akan berasal dari hasil konversi waran yang perseroan lakukan pada tahun lalu.

Kata Djoko, dana ini sekitar 60%-70%, nantinya akan alokasikan untuk fasilitas REPO, pembukaan cabang baru di Bali, dan sisanya akan di alokasikan untuk fasilitas marjin. Disamping itu, perseroan juga akan membuka cabang baru di Denpasar Bali.

Menurut Djoko, untuk pembukaan kantor cabang baru ini menelan biaya investasi Rp5-7 miliar. Selain itu, perseroan juga akan merealisasikan program tahun lalu untuk merelokasi dua kantor cabang yang terletak di Surabaya dan Jakarta. \"Kantor kami yang di Surabaya itu lokasinya deket pasar, jadi kami akan lakukan relokasi ke tempat lain yang layak,\"ungkapnya.

Dirinya menuturkan, nilai transaksi saham harian perseroan saat ini mencapai Rp42 miliar per hari. Angka ini telah malampaui target Perseroan yang diperkirakan akan mencapai Rp30 miliar. \"Ini menandakan adanya respons yang positif dari investor terhadap pasar modal Indonesia,\" jelasnya.

Perseroan menargetkan, nilai saham transaksi harian sebesar Rp30 miliar atau turun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp32 miliar. Namun, perseroan tidak menyangka nilai transaksi saham harian lampaui target,”Kami juga perkirakan laba bersih yang kami peroleh juga bakal meningkat dibanding tahun lalu sebesar Rp22,33 miliar, menjadi Rp30 miliar hingga akhir tahun ini,”tegasnya. (bani)

Related posts