Fast Food Bagikan Dividen Rp 100 Per Saham

Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) menyetujui pembagian dividen 22% dari laba tahun buku 2012 sebesar Rp206,04 miliar, “Pemegang saham setuju membagikan dividen sebesar Rp46,41 miliar dengan nilai dividen per saham sebesar Rp100,”kata Direktur Keuangan FAST Justinus Djuono di Jakarta, Rabu (19/6).

Sementara itu, RUPS-LB pemilik gerai KFC di Indonesia ini menyetujui agenda pembagian saham bonus sebanyak 1,53 saham bonus untuk pemegang saham yang namanya terdaftar sampai 12 Juli nanti. Saham yang dibagikan memiliki rasio 3:10 dengan satu saham bonus memiliki nilai Rp100.

Sehingga nilai total saham bonus ini Rp153,47 miliar, dengan rasio 3:10, artinya setiap pemegang tiga saham lama akan mendapatkan 10 saham baru. Selain itu dalam agenda juga memutuskan untuk meningkatkan modal dasar saham dari Rp60 miliar, menjadi Rp798 miliar atau 7,80 juta saham dengan nominal Rp100.

Tahun ini, PT Fast Food Indonesia Tbk mengangarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp300 miliar. Dana tersebut berasal dari kas internal perseroan.

Kata Justinus Djuono, alokasi dana belanja modal tersebut akan digunkan untuk pembukaan 30 gerai hingga akhir tahun. Selain itu, dana tersebut juga digunakan untuk pemeliharaan gerai-gerai yang telah ada, “Belanja modal kami sebesar Rp300 miliar, sebesar Rp270 miliar kami gunakan untuk membuka gerai baru yang tersebar di kota besar, sementara sisanya Rp30 miliar akan digunakan untuk perbaikan gerai, penambahan mesin baru di gerai yang telah ada,”ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, hingga kuartal pertama tahun ini, perseroan sudah merealisasikan belanja modal sebesar Rp45 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan sembilan gerai baru yang tersebar di kota besar.\"Hingga Mei kami sudah membangun lima gerai baru, masing-masing gerai dibutuhkan biaya sebesar Rp9 miliar, maka hingga kuartal pertama belanja modal yang dihabiskan sudah Rp45 miliar,\"ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Rupiah Bakal Tembus Rp15.000 Per Dolar?

      NERACA   Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar cenderung fluktuatif. Namun posisi rupiah masih rawan lantaran…

BEI Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru - Dongkrak Transaksi Saham

NERACA Jakarta – Pacu daya saing industri pasar modal dan juga meningkatkan transaksi saham, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan…

BEI Kembali Perdagangkan Saham Skybee

NERACA Jakarta – Setelah sempat disuspensi atau dihentikan sementara perdagangan saham, pada perdagangan saham Kamis (17/5) PT Bursa Efek Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Atas Nama Kepentingan Masyarakat - Pemprov DKI Lepas 26,25% Saham Delta Djakarta

NERACA Jakarta – Komitmen pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk tidak berinvestasi yang tidak menyangkut pada kepentingan masyarakat dibuktikan dengan keseriusan…

CLEO Bukukan Laba Bersih Rp 12,56 Miliar

NERACA Jakarta – Pada kuartal pertama 2018, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) membukukan laba bersih tumbuh sebesar 44,56% menjadi Rp…

Produk Lindung Nilai LQ45 Bakal Dirilis

Dalam rangka meningkatan pertumbuhan transaksi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal meluncurkan produk single share option untuk…