Perkuat DPK, Bank Mestika Lepas 818 Juta Saham - Harga IPO Rp 1.370-1.570 Per Saham

NERACA

Jakarta – Meskipun mengklaim sudah mencatatkan buku II, PT Bank Mestika Dharma berambisi menjadi buku I dan karena itu, perseroan mencari dana melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Untuk IPO ini, perseroan menawarkan saham perdana di kisaran Rp1.370-Rp1.570 per saham.

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad S. Kartasasmita mengatakan, dana yang dibidik dari hasil IPO sebesar Rp 1,2 triliun, “Nantinya dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat cadangan dana pihak ketiga perseroan,”katanya di Jakarta, Rabu (19/6).

Dia menjelaskan, penawaran saham perdana tersebut sudah disesuaikan dengan PBVnya 2,8 sampai 3,2 kali. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 818,018 juta saham biasa atas nama PT Mestika Buana Mas dengan nilai nominal Rp200 atau sekitar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum.

Menurut Achmad, pertumbuhan aset perseroan yang cukup tinggi diiringi dengan profitabilitas dan arus kas yang baik serta neraca yang solid membuat perserpan yakin dengan IPO ini merupakan langkah selanjutnya untuk perkembangan Bank Mestika.

Tahun ini, perseroan akan membuka 5 kantor cabang baru diantaranya Jambi, Bandung, Tanjung Pinang dan di kawasan Jabodetabek. Saat ini, perseroan memiliki 10 unit kantor cabang, 44 unit kantor cabang pembantu dan 6 unit kas kantor kas di Sumatera dan Jawa.

Sebagai informasi, saat ini kecukupan modal atau CAR perseroan sebesar 29% dan target penyaluran kredit tahun ini sebesar Rp 5,4 triliun atau tumbuh dari tahun lalu sebesar Rp 5,1 triliun.

Per 31 Desember 2012, jumlah funding perseroan adalah sebesar Rp5,4 triliun dengan funding tersebar berasal dari tabungan dengan jumlah hampir mencapai Rp3,0 triliun dan jumlah kredit yang diberikan (kotor) adalah sebesar Rp5,2 triliun dengan kredit terbesar berasal dari kredit investasi sejumlah Rp2,7 triliun.

Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih Rp 294 miliar atau tumbuh dari tahun lalu Rp 270 miliar. Kemudian sesuai rencana bisnis perseroan, laba bersih tahun 2014 ditargetkan sebesar Rp 331 miliar dan tahun 2015 sebesar Rp 390 miliar.

Kemudian untuk pelaksanaan IPO, perseroan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 27 Juni 2013 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 1-14 Juli 2013. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 11 Juli 2013. Sedangkan penjamin emisi efek, perseroan menunjuk PT Ciptadana Securities. (bani)

BERITA TERKAIT

Dafam Properti Bakal Tambah Lima Hotel Baru - Lepas Saham Ke Publik 25%

NERACA Jakarta – Meskipun ada kekhawatiran pasar properti tahun ini masih melandai, namun hal tersebut tidak mengurungkan PT Dafam Property…

Pengendalian Harga Mencegah PLN Bangkrut Akibat Harga Batubara

      NERACA   Jakarta - Sesuai prinsip berbagi keadilan Kabinet Kerja Joko Widodo, maka pengendalian harga batubara melalui…

Saham Bank Agris Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), saham PT Bank Agris…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…