Intiland Bagikan Dividen Rp 5 Per Saham

NERACA

Jakarta – Mencatatkan pertumbuhan laba membawa PT Intiland Development Tbk (DILD) untuk membagikan dividen Rp51,83 miliar kepada pemegang saham atau 28,57% dari perolehan laba bersih tahun buku 2012 sebesar Rp181,32 miliar.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archid Noto Pradono mengatakan, pemegang saham menyetujui rencana manajemen untuk membagikan Rp51,83 miliar dari laba bersih 2012 sebagai dividen, “Rp51,83 miliar untuk dividen atau Rp5 per saham,\\\" katanya di Jakarta, Selasa (18/6).

Selain itu, hasil keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyepakati sebagian laba bersih 2012 dialokasikan untuk cadangan wajib dan laba ditahan, guna mendukung usaha perseroan. \\\"Sebesar Rp2 miliar sebagai dana cadangan wajib perseroan dan sisanya akan dicatat sebagai laba di tahan,”ujarnya.

Selain itu, perseroan juga menargetkan, penjualan yang belum masuk pembukuan atau marketing sales sebesar Rp2,2 triliun pada tahun ini. Hingga April, perseroan sudah memperoleh Rp1,15 triliun.\\\"Penjualan tersebut dari mix used dan high rise (gedung bertingkat). Tapi hight rise paling besar,”ungkapnya.

Menurut Archied, target marketing sales tersebut dapat tercapai, sehingga perseroan diperkirakan dapat memperoleh pendapatan Rp1,5 triliun di tahun ini atau tumbuh 19% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,26 triliun. Sedangkan, laba bersih pada tahun ini diharapkan naik 66% dari perolehan tahun 2012.

Dia menuturkan, perseroan tahun ini fokus kepada proyek mix use dan high rise seperti di Jakarta dan Surabaya. Dimana Jakarta bisa 65%, lalu sisanya 35% dari Surabaya. Lebih lanjut, dia mengatakan perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) pada tahun ini mencapai Rp1,5 triliun sampai Rp1,6 triliun. Hingga, Maret sudah terpakai sekitar Rp300 miliar.

Disebutkan, sumber pendanaan berasal dari kas internal 50% dan sisanya 50% dari pinjaman perbankan dan obligasi sebesar Rp 500 miliar yang akan diterbitkan perseroan. Sebagai informasi, tahun 2012, perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp181,32 miliar, atau melonjak sebesar 29,50% dibandingkan pencapaian tahun 2011 senilai Rp140,02 miliar. Melonjaknya laba bersih ini terutama disebabkan adanya peningkatan laba usaha sebesar 61,83% menjadi Rp303,66 miliar. (bani)

Related posts