Indo Straits Bagikan Dividen Rp 8,2 Miliar

NERACA

Jakarta – Berkah mencatatan pertumbuhan laba tahun lalu, membawa perusahaan logistik batu bara PT Indo Straits Tbk (PTIS) membagikan dividen sebesar Rp 8,2 miliar atau setara 20% dari perolehan laba bersih sebesar US$ 4 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Direktur Utama PT Indo Straits, Erawan Setyanto mengatakan, keputusan pembagian dividen ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham, “Kami akan bagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 8,2 miliar di tahun ini atau setara dengan 20% dari laba bersih di tahun kemarin,\"katanya.

Dia menjelaskan, pembagian dividen yang akan diberikan kepada pemegang saham sebesar Rp 15 per lembar saham dan rencananya berlangsung pada 22 Agustus 2013. Menurutnya, pembagian dividen ini juga bagian bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham. Selain itu perseroan juga melakukan perombakan direksi dengan mengangkat Agusman Effendi sebagai Komisaris Independen perseroan, beliau sebelumnya menjabat Komisaris perseroan.

Kemudian tahun ini, kata Erawan, perseroan memproyeksikan pertumbuhan laba bersih bakal tertekan akibat melemahnya harga batu bara di pasar internasional, “Harga batubara yang terus menurun akan berimbas kepada penurunan daya jual batu bara sampai akhir tahun ini. Ada juga permintaan batu bara dari China yang mempengaruhi laba bersih,\"ungkapnya.

Oleh karena itu, perseroan memprediksi pertumbuhan laba bersih pada tahun ini hanya mencapai 10%, sementara tahun lalu laba bersih perseroan bisa tumbuh 28%. Selain faktor harga, berkurangnya kontrak batu bara juga mempengaruhi perolehan laba bersih di tahun ini.

Kata Erawan, efek dari nominal kontrak perseroan dan penurunan produksi batubara sangat berpengaruh kepada turunnya laba bersih di akhir tahun. Maka untuk mengantisipasi penurunan tersebut, perseroan memiliki target untuk mengembangkan kontrak baru dari perusahaan batu bara.

Indo Straits mencatat kenaikan pendapatan sepanjang 2012 sebesar 11% (year on year) menjadi US$ 44,9 juta, dari perolehan tahun sebelumnya US$ 43 juta. Perseroan juga membukukan laba bersih perseroan US$ 4 juta, atau naik 28% dari tahun sebelumnya US$ 3,2 juta. (bani)

Related posts