Bangun Perumahan, Ancol Investasikan Rp 600 Miliar

Jumat, 31/05/2013

NERACA

Jakarta – Menopang pendapatan bisnis di sektor rekreasi dan hiburan, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) terus ekspansi bisnisnya di sektor properti dengan membangun sebuah komplek hunian atau perumahan di atas lahan seluas 3 hektar.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Gatot Setyo Waluyo mengatakan, perseroan sudah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 600 miliar untuk pembangunan peruhaman tersebut di wilayah Ancol Barat Jakarta Utara, “Proyek perumahan ini diberi nama Sea Front dan akan dimulai tahun ini. Diharapkan dua tahun mendatang sudah menikmati hasil penjualan ini, “ujarnya di Jakarta, Kamis (30/5).

Selain itu, perseroan juga terus mengembangkan hunian Coasta Villa Beach Resort Living di atas lahan seluas 27.400 meter persegi dengan nilai investasi sebesar Rp 200 miliar. Dengan dua proyek tersebut, total investasi untuk bisnis properti Ancol mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Selain itu, perseroan juga akan membangun satu unit hotel berkapasitas 310 kamar dengan nilai investasi mencapai Rp 260 miliar. Proyek yang bernama Ancol Courtyard Marriot Hotel ini akan diperkenalkan ke publik pertengahan tahun depan, “Pembangunan proyek ini lantaran tingginya tingkat kunjungan wisatawan di Taman Impian Jaya Ancol," ungkapnya.

Untuk mendukung langkah ekspansi perseroan pada tahun ini, Ancol menyiapkan belanja modal atau capital (capex) sebesar Rp 1,36 triliun yang berasal dari kombinasi kas internal dan eksternal. Disebutkan, sekitar 50% capex atau Rp 550 miliar digunakan untuk memacu proyek properti dan 50% sisanya dialokasikan untuk pengembangan industri rekreasi."Tahun ini diharapkan kontribusi dari properti meningkat menjadi 40% dari sebelumnya 25% dan sisanya industri rekreasi," ujarnya.

Asal tahu saja, saat ini perseroan juga tengah membangun proyek apartemen dan ruko di wilayah Pademangan, Jakarta Utara dengan nama North Land. Proyek ini bernilai investasi sekitar Rp 300 miliar. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektare (ha) ini akan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2013.

Selain itu, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJJA) tengah membangun proyek reklamasi atau pulau buatan sebesar 160 hektar yang ditargetkan dapat dilakukan tahun depan. Ini merupakan tahap awal dalam proses reklamasi dengan total luas lahan sekitar 700 hektar.

Tahap awal proyek ini menghabiskan danaRp 500 miliar.Perseroan membagi dananya dengan besaran tahap awal Rp 300 miliar dan tahun kedua Rp 200 miliar. Nantinya reklamasi ini akan menggunakan lumpur yang ada di Jakarta. Rencananya, perseroan akan menyulap lumpur ini menjadi pulau buatan. (bani)