Peluang Bagus, Minat Investor Masih Rendah - Bidik Investor Daerah Sumsel

NERACA

Palembang – Industri pasar modal saat ini masih didominasi investor asing, maka tidak heran menguatnya indeks harga saham gabungan (IHSG) lebih banyak di topang transaksi asing ketimbang investor lokal.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Irmawati Amran mengatakan, derasnnya investor asing dikarenakan masih minimnya masyarakat saat ini berinvestasi di pasar modal, “Minimnya peran investor lokal karena pengetahuan tentang investasi pasar modal masih belum banyak yang memahami,”katanya di Palembang, Kamis. (23/5).

Maka untuk meningkatkan pemahaman investasi di pasar modal, BEI terus melakukan edukasi kepada masyarakat luas dari berbagai lini. Hingga sekarang ini saja baru sekitar 400 ribu investor yang menanamkan modalnya di pasar modal.

Padahal, kata dia, peluang beriventasi di sektor itu cukup menjanjikan bila masyarakat memahami tentang perusahaan yang akan menjualkan sahamnya. Hal ini karena umumnya pergerakan harga saham pertahunnya akan mengalami peningkatan, sehingga bila melakukan investasi lebih menguntungkan.

Diharapkan dengan media edukasi pasar modal yang di gelar BEI, masyarakat Palembang umumnya bisa menyisihkan modalnya untuk berinvestasi. Hal ini dinilai penting, karena pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkat sehingga peluang investasi cukup menjanjikan.

Kata Irmawati Amran, banyak pilihan dalam berinvestasi di pasar modal terutama bila ada perusahaan yang akan Go Publik. Hanya saja, hal yang perlu di pikirkan sebelum berinvestasi para investor harus mengetahui perusahaan yang akan menjualkan sahamnya, “Apakah perusahaan tersebut sehat atau tidak dan itu perlu diketahui sebelum berinvestasi,”tegasnya.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kehati-hatian investor perlu di pikirkan sebelum menempatkan dananya di pasar modal dan termasuk soal resiko yang ditemui. “Calon investor harus jeli melihat untung dan rugi berinvestasi di pasar modal,”tandasnya.

Alasannya, bila tidak diperhitungkan dengan jeli biasanya keuntungan sulit di capai. Namun, pada umumnya berinvestasi selalu menguntungkan apalagi bila jeli melihat suasana pasar dan perusahaan yang akan melepaskan saham. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Skema KPBU Perlu Dukungan Kepala Daerah

      NERACA   Lampung - Pemerintah tengah fokus dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Namun yang jadi…

BEI Sayangkan Masih Listing di Negara Lain - Miliki Return Investasi Tinggi

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan industri pasar modal menjadi ketertarikan investor asing menanamkan modalnya tanah air, namun ironisnya masih ada…

Optimisme Investor Bawa IHSG Menguat 0,24%

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/2) ditutup menguat 16,22 poin seiring…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presdir Hero Supermarket Mengundurkan Diri

Presiden Direktur Stephane Deutsch PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mengundurkan diri. Pengumuman pengunduran diri tersebut disampaikan HERO dalam siaran persnya…

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

Jakarta Garden City Raih PMSEA 2018

NERACA Jakarta -- Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City (JGC) seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses,…