Golden Energy Suntik Modal Anak Usaha

Dalam rangka meningkatkan kinerja, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) memberikan fasilitas pinjaman kepada anak usahanya PT Bungo Bara Utama sebesar US$2 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (22/5).

Kata Sekretaris Perusahaan PT Golden Energy Mines Tbk, Sudin, pinjaman tersebut akan digunakan untuk biaya pengembangan sarana, prasarana pertambangan batu bara, dan pengeluaran modal.

Disebutkan, pinjaman tersebut berjangka waktu 20 Mei 2013-19 Mei 2015. Suku bunga pinjaman 8% dalam mata uang dolar dan 12% untuk mata uang Rupiah per tahun. Sebagai informasi, tahun ini PT Golden Energy Mines Tbk manargetkan produksi batu bara sebanyak 7 juta ton atau naik 25% dari tahun sebelum sebesar 5,6 juta ton.

Menurut Sudin, perseroan menggenjot produksi tahun ini agar dapat meningkatkan penjualan, dengan didukung tambang baru di Bunati, Banjarmasin, “Kalau target penjualan, tahun ini 9 sampai 10 juta ton, dan di Bunati saat ini bisa produksi empat sampai lima juta ton. Kalau Bunati bisa sudah jadi bisa 10 juta ton produksinya,\"ungkapnya.

Dia menambahkan, produksi batubara yang dihasilkan perseroan 60% untuk di ekspor dan 40% untuk dipasarkan ke dalam negeri. Hingga kini, China masih mendominasi tujuan ekspor batu bara dari perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham Super Energy Masuk Pengawasan BEI

Lantaran pergerakan harga sahamnya melesat tajam di luar kebiasaan atau disebut unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Super Energy…

Waskita Toll Road Tambah Modal Becakayu

NERACA Jakarta - Danai pengembangan bisnis jalan tol, PT Waskita Toll Road (WTR) sebagai anak usaha PT Waskita Karya Tbk…

Bekraf Dorong Starup Masuk Pasar Modal

Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf mengenalkan Go Startup Indonesia (GSI) yang merupakan platform perjodohan/pertemuan pengusaha rintisan dengan investor di kota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Papua Didominasi Kaum Milenial

Kepala kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua Barat, Adevi Sabath mengatakan, investor pasar modal di Papua Barat didominasi oleh…

BEI Suspensi Perdagangan Saham SURE

Setelah masuk dalam kategori saham unusual market activity (UMA) atau pergerakan harga saham di luar kebiasaan, kini PT Bursa Efek…

Volume Penjualan Semen Baturaja Naik 38%

Hingga September 2018, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan penjualan semen domestik tumbuh 38% dibandingkan dengan periode yang sama…